Sepeda Ikut Dilaporkan ke SPT Tahunan, Warganet: Kena Pajak Lagi?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 23 Februari 2021 16:12
Sepeda Ikut Dilaporkan ke SPT Tahunan, Warganet: Kena Pajak Lagi?
Pemerintah mengingatkan sepeda untuk dimasukkan ke dalam daftar harta di SPT tahunan.

Dream – Direktortat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mengingatan masyarakat untuk memasukkan sepeda ke dalam daftar harga di SPT Tahunan. Namun, hal ini membuat masyarakat bingung.

Dikutip dari akun Twitter Ditjen Pajak, @DitjenPajakRI, Selasa 23 Februari 2021, sepeda dimasukkan ke dalam SPT dengan kode harta 041.

“ #KawanPajak, jika memiliki sepeda, baik untuk alat transportasi, olahraga, atau hobi, silakan memasukkannya ke dalam daftar harta di SPT Tahunan dengan kode harta 041. Selamat bersepeda di akhir pekan dan sehat selalu,” cuit admin.

 

1 dari 2 halaman

Bingung

Warganet pun bertanya tentang kriteria sepeda yang dimasukkan ke dalam daftar harta, apakah yang harganya mahal atau murah. Bahkan, tak sedikit yang mengira sepeda akan dikenakan pajak.

“ Noted. Tapi, apakah ada batasan harga perolehan? Bagaimana dgn sepeda yg harganya " hanya" di bawah 5 juta (misalnya?),” cuit @Bou_Chacha.

“ Min moonmaap sebelumnya nanya yaa. Kalo punya sepeda yang harganya misal kurleb 1, 5 juta & digunakan sebagai alat transportasi apakah ini juga dimasukkan sebagai harta?? Saya beli sepeda buat ibu saya, dipake hanya untuk PP dr rumah ke pasar. Itu pun seminggu 2x. dulu harga belinya 500rb. merk nya Pacific. kena pajak juga?” cuit @mutiaradewwi.

“ Sepeda kena pajak juga?? Serius nanya. Kalau yang harganya 1-5 juta masuk juga??” cuit @lukmaninside13.

2 dari 2 halaman

Nggak Kena Pajak Lagi

Namun, ada satu warganet yang menyebut bahwa sepeda hanya dilaporkan ke dalam SPT tahunan. Alat transportasi ini tak lagi dikenakan pajak.

“ Nggak ada yang bilang sepeda kena pajak. Sepeda udah kena pajak waktu pertama kali beli (pajak pembelian). Lapor harta di SPT bukan berarti hartanya kena pajak lagi,” cuit @wahyurizmi.

Beri Komentar