Foto: Tangkapan Layar Akun Instagram @smindrawati
Dream - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani tak menyoal tentang rumah yang disiapkan negara untuk mada pensiun Presiden Joko Widodo.
Bendahara negara ini memastikan rumah yang telah dipersiapkan untuk Jokowi sudah sesuai aturan dan tidak ada yang kontroversial. Menurutnya, hal yang menimbulkan kegaduhan karena untuk pertama kalinya rumah untuk mantan presiden berlokasi di luar Jakarta.
" Tidak ada yang kontroversial. Hanya dulu biasanya (rumah mantan) presiden itu lokasinya di Jakarta. Kalau beliau kan di luar Jakarta," kata Sri Mulyani di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin 19 Desember 2022.
Menurut Sri Mulnyani, hadiah rumah yang diberikan sudah sesuai Undang-Undang Nomor 7 tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden Serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden RI.
" Kalau itu kan sudah ditetapkan lokasinya beliau. Diestimasi sesuai proses dalam peraturan," lanjutnya.
Diketahui negara akan memberikan sebuah rumah kepada Presiden Jokowi yang berlokasi di Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Luas rumah untuk Jokowi berdiri di atas lahan sekitar 2.000-3.000 meter persegi.
Sri Mulyani juga menejelaskan, rumah untuk Jokowi tidak akan ada perbedaan dengan rumah yang diberikan kepada presiden sebelumnya. Hanya saja memang akan ada hal-hal yang dari sisi nilainya dikomparasikan dengan lokasi rumah di luar Jakarta.
" Nilainya juga akan tetap tidak ada perbedaan," kata dia.
Perihal anggaran, lanjut Sri Mulyani, rumah untuk presiden nantinya akan masuk dalam alokasi anggaran bendahara umum. Namun dia enggan membeberkan berapa nilai yang disiapkan untuk rumah tersebut.
" Itu anggaran di dalam bendahara umum negara dan nilainya kan enggak sangat itu (tinggi). Artinya sudah terbiasa dengan presiden dan wapres (sebelum-sebelumnya)," pungkasnya.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya