Sosok Sri Mulyani Indrawati, Sang Menkeu Empat Kabinet

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 22 Oktober 2019 12:36
Sosok Sri Mulyani Indrawati, Sang Menkeu Empat Kabinet
Dia kembali dipercaya menjadi pimpinan Kementerian Keuangan

Dream – Sri Mulyani Indrawati menjadi satu-satunya calon menteri kabinet Jokowi-Maruf Amin yang dengan tegas mengungkapkan posisinya. Untuk kedua kalinya di era Joko Widodo (Jokowi), Sri Mulyani akan menjadi kembali sebagai menteri keuangan.

Posisi menteri keuangan telah menjadi langganan Sri Mulyani sejak tahun 2005. Karier alumni Universitas Indonesia di jajaran pemerintahan dimulai ketika Sri Mulyani diminta mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenes pada 21 Oktober 2004 – 7 Desember 2005.

Kala itu Sri Mulyani menggantikan Kwik Kian Gie dalam program reshuffle yang digulirkan SBY-JK.

Kariernya sebagai bendahara negara baru dimulai pada 7 Desember 2005. Menggantikan Jusuf Anwar, Sri Mulyani didapuk menjadi Menkeu yang diembannya hingga masa kabinet SBY-JK berakhir di tahun 2009. 

Di masa kabinet SBY-Boediono, wanita yang gemar berolahraga bola voli ini sempat kembali diangkat menjadi menteri keuangan. Namun kali ini Sri Mulyani hanya menjabat selama setahun mulai dari 22 Oktober 2009 sampai 20 Mei 2010.  

Sri Mulyani sempat berkiprah di luar negeri saat didapuk menjadi managing director di World Bank pada 2010—2016.

Terpilihnya Jokowi-Jusuf Kalla dalam Pilpres 2014 membawa kembali Sri Mulyani berkarier di dalam negeri. Dia masuk ke Kabinet Kerja Bambang P. S. Brodjonegoro yang dialihtugaskan menjadi Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Dalam perjalanan kariernya sebagai menkeu, pemegang gelar doktor bidang ekonomi University Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat ini juga pernah memegang dua jabatan sekaligus. Dia pernah menjadi pelaksana tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menggantikan Boediono yang dipinang SBY menjadi Wapres. 

1 dari 5 halaman

Sosok Antikorupsi

Saat menjabat di pemerintahannya, Sri Mulyani terkenal sebagai sosok antikorupsi. Saat pertama kali menjabat, kebijakan pertamanya adalah memecat petugas yang korupsi di lingkungan Kementerian Keuangan. Wanita ini juga memprakarsai reformasi dalam sistem pajak dan keuangan Indonesia. Sri Mulyani mendapatkan reputasi sebagai menteri yang berintegras dan bisa meningkatkan investasi langsung dari luar negeri, dari US$4,6 miliar pada 2004 menjadi US$8,9 miliar pada 2005.

Tak hanya di situ, wanita kelahiran Bandar Lampung pada 1962 ini juga disorot internasional karena bisa menagih pajak kepada Google dan Facebook.

Prestasi-prestasi Sri Mulyani ini mendapatkan apresiasi dari internasional. Misalnya, dia dinobatkan sebagai Euromoney Finance Minister of The Year oleh majalah Euromoney pada 2006. Sri Mulyani juga masuk daftar wanita paling berpengaruh di dunia versi Forbes pada 2008. Pada 2018, dia dinobatkan sebagai menteri terbaik dunia di World Government Summit di Uni Emirat Arab.

2 dari 5 halaman

Berkemeja Putih, Sri Mulyani Tiba di Istana

Dream - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembal memanggil para kandidat calon menteri Kabinet Kerja Jilid II periode 2019-2024. Pagi ini, Sri Mulyani membuka hari kedua pemanggil para calon menteri ke Istana. 

Sri Mulyani, yang juga Menteri Keuangan Kabinet Kerja Jilid I tiba di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa 22 Oktober 2019. 

Sri Mulyani tampak mengenakan busana putih hitam, seperti para tokoh yang dipanggil ke Istana kemarin.

Sri Mulyani merupakan tokoh wanita pertama yang menjalani pemanggilan calon menteri ke Istana, dan diprediksi merupakan salah satu menteri yang tak bakal diganti Jokowi. 

Kemarin, sejumlah nama datang ke Istana termasuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo. 

Berikut nama-nama tokoh yang menghadap Jokowi di hari pertama kemarin: 

 

(ism, sumber: )

3 dari 5 halaman

Pesan Sri Mulyani untuk Menkeu Baru

Dream – Sri Mulyani Indrawati telah mengakhiri jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Dia menitipkan pesan khusus bagi menteri keuangan yang baru pengganti dirinya.

Dikutip dari akun Instagram @smindrawati, Senin 21 Oktober 2019, Sri Mulyani berpesan bagi menteri keuangan di kabinet Jokowi jilid 2, untuk bekerja dengan hati.

“ Pesan saya kepada seluruh pegawai Kementerian Keuangan, siapa pun nanti yang dipilih presiden sebagai Presiden sebagai Menteri Keuangan, tetaplah fokus dalam menjalankan tugas dengan hati, dedikasi, pikiran, dan kecintaan kepada negara ini. Bekerjalah untuk tanah tumpah darah kita semua,” tulis dia.

 

 

Sri Mulyani juga berterima kasih kepada jajaran kementerian atas kerja sama dan dedikasinya selama menjabat sebagai menteri.

“ Kepada seluruh pegawai Kementerian Keuangan saya juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama, dedikasi, silaturahmi dan dukungan yang luar biasa selama saya menjadi Menteri Keuangan RI,” tulis dia.

4 dari 5 halaman

Pamitan

Selain wejangan, Sri Mulyani juga mengungkapkan momen “ pamitan” kepada Kementerian Keuangan. Dikatakan bahwa jabatannya berakhir pada Jumat 18 Oktober 2019.

Pada pagi hari, dia bersama anak buahnya berolah raga pagi, kemudian meluncurkan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) oleh Wapres di Kementerian Luar Negeri.

Siang harinya, para menteri Kabinet Kerja menghadiri undangan Silaturahmi Presiden dan Wakil Presiden di Istana Negara. Acara tersebut sekaligus perpisahan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Kabinet Kerja.

“ Sore harinya saya menghadiri undangan Menko Perekonomian untuk pertemuan dengan awak media Bidang Perekonomian,” tulis dia.

Selepas magrib, Sri Mulyani bertemu dengan wakil menteri keuangan, eselon I Kementerian Keuangan, dan jajaran kementerian. Dalam acara perpisahan ini, dia juga meminta maaf jika ada kesalahan selama bekerja.

“ Acara terakhir saya adalah menghadiri dan memberikan sambutan pada Konser Amal yg bertajuk “ MBLOC dan Buls Arena for Maluku” di MBLOC Jakarta Selatan. Acara untuk pengumpulan dana bagi Maluku tersebut menjadi acara terakhir saya di Kabinet Kerja. Sekitar pukul 23.05 WIB saya pulang ke kediaman,” tulis dia. 

5 dari 5 halaman

Ini Unggahannya

      View this post on Instagram

Jumat 18 Oktober 2019 adalah hari terakhir saya bekerja pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo Wakil Presiden Jusuf Kalla. Hari Jumat yang cerah itu diawali dengan Senam Bersama dalam rangka Hari Uang yang ke 73 bersama para pegawai Kemenkeu. Usai olah raga, acara pagi itu dilanjutkan dengan Peluncuran Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) oleh Wapres di Kementerian Luar Negeri. Siang harinya, kami para Menteri Kabinet Kerja menghadiri undangan Silaturahmi Presiden dan Wakil Presiden di Istana Negara. Acara tersebut sekaligus perpisahan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Kabinet Kerja. Sore harinya saya menghadiri undangan Menko Perekonomian untuk pertemuan dengan awak media Bidang Perekonomian. Sesusai Magrib, saya bertemu dengan Wakil Menkeu, para Eselon I Kementerian Keuangan dan juga jajaran Kemenkeu yang mendukung tugas saya sehari-hari. Pada kesempatan tersebut, saya mengucapkan banyak terima kasih atas segala bantuan dan dukungan dalam menyelesaikan pekerjaan. Permohonan maaf juga saya sampaikan apabila ada kesalahan yang saya perbuat baik atas nama pribadi maupun keluarga. Acara terakhir saya adalah menghadiri dan memberikan sambutan pada Konser Amal yg bertajuk “ MBLOC dan Buls Arena for Maluku” di MBLOC Jakarta Selatan. Acara untuk pengumpulan dana bagi Maluku tersebut menjadi acara terakhir saya di Kabinet Kerja. Sekitar pukul 23.05 WIB saya pulang ke kediaman. Pesan saya kepada seluruh pegawai Kementerian Keuangan, siapapun nanti yang dipilih Presiden sebagai Menteri Keuangan, tetaplah fokus dalam menjalankan tugas dengan hati, dedikasi, pikiran dan kecintaan kepada negara ini. Bekerjalah untuk tanah tumpah darah kita semua, Indonesia tercinta. Kepada seluruh pegawai Kementerian Keuangan saya juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama, dedikasi, silaturahmi dan dukungan yang luar biasa selama saya menjadi Menteri Keuangan RI. Jakarta, 18 Oktober 2019

A post shared by Sri Mulyani Indrawati (@smindrawati) on 

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik