Kesenjangan Gaji Bos dan Atasan di Indonesia Terbesar ketiga Asia

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 11 Juli 2019 15:37
Kesenjangan Gaji Bos dan Atasan di Indonesia Terbesar ketiga Asia
Di Indonesia, gap gaji karyawan level bawah dan atas naik 12,7 persen.

Dream – Kesenjangan gaji antara karyawan level bawah dan manajer senior semakin tinggi di setiap wilayah di dunia sejak 2008. Yang mengejutkan, perbedaan gaji di Indonesia ternyata yang terbesar ketiga di kawasan Asia.

Temuan itu diperoleh dari surbei yang dibuat Korn Ferry merilis studi tentang kesenjangan gaji. Dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 11 Juli 2019, kajian ini mengupas kesenjangan gaji dari basis data global dan menunjukkan gap gaji meningkat dari 58 negara yang dianalisis.

Di Indonesia, kesenjangan gaji antara karyawan level bawah dengan atas, meningkat 12,7 persen. Angka ini tertinggi ketiga di Asia.

Namun kabar baiknya, kesenjangan gaji ini lebih rendah dari rata-rata peningkatan “ jurang pemisah” gaji karyawan tingkat atas dengan tingkat bawah yang mencapai 15,3 persen.

Di kawasan regional, kesenjangan gaji di India meningkat tajam, yaitu sebesar 66 persen. Negara terendah angka peningkatan kesenjangan gaji adalah Hong Kong yang sebesar 2,2 persen.

1 dari 5 halaman

Kurang SDM Memadai di Indonesia?

Principal Korn Ferry Indonesia, Amanda Ryadi, menyatakan lingkungan Indonesia sedang terdisrupsi dan menuju ke arah digitalisasi. Perusahaan pun perlu mengadaptasi lingkungan bisnis volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity (VUCA),

“ Dengan perubahan ini, terjadi peningkatan permintaan akan sumber daya manusia dengan keterampilan dan kompetensi yang tepat untuk mengisi jabatan pada level manajemen dan level atas untuk mendukung transformasi dan pertumbuhan perusahaan,” kata Amanda di Jakarta.

Sayangnya, pasokan sumber daya manusia saat ini tak memenuhi permintaan. “ Keterampilan dan kompetensi yang diinginkan masih langka di Indonesia,” kata dia.

2 dari 5 halaman

Ada Penyebab Lain?

Amanda menambahkan penyebab kesenjangan gaji melebar lainnya adalah otomatisisasi dan relokasi bisnis ke tempat lain. Hal ini terjadi akibat peningkatan produktivitas yang mengakibatkan tenaga kerja yang tersedia semakin banyak. Disebutkan juga banyaknya SDM memperlambat kenaikan gaji.

Di tingkat yang lebih tinggi, faktor kekurangan SDM dengan keterampilan teknis juga menjadi biang kerok kesenjangan gaji, misalnya talent yang memiliki hard skills sains, teknik, dan matematika (STEM).

Perusahaan juga harus bersaing untuk mendapatkan para manajer senior dengan soft skill yang dibutuhkan, seperti kecerdasan emosional, pemikiran kreatif, dan kemampuan untuk mengelola tim besar dan kompleks.

“ Oleh karena itu, gaji di level manajer senior akan naik dan kemungkinan akan meningkat lebih cepat daripada pekerjaan lain,” kata dia.

3 dari 5 halaman

Tiga Langkah Kelola Gaji di Antara Karyawan

Amanda menyarankan perusahaan mengambil tiga langkah ini untuk mengelola kesenjangan gaji di antara karyawan.

1. Memahami semua faktor dalam organisasi dan pasar

Kaitan industri dan pasar penting dalam memahami dan mengkomunikasikan kesenjangan gaji di perusahaan. Model industri dan operasi, bersama dengan kekuatan & kondisi pasar lokal, dapat memengaruhi besarnya kesenjangan gaji antara karyawan level atas dan bawah.

Misalnya, industri ritel akan memiliki jenis kesenjangangaji yang berbedadan alasan yang berbeda untuk itu, dibandingkan perusahaan jasa profesional.

2. Mengubah Jadi Peluang

Perusahaan bisa menunjukkan jalur karier yang transparan dan peluang untuk berkembang kepada karyawan. Dengan kesenjangan gaji yang lebih besar antara karyawan level atas dan bawah, terdapat manfaat yang lebih besar dengan setiap promosi/kenaikan pangkat yang dicapai.

Perusahaan dapat membantu karyawan mengembangkan diri untuk memanfaatkan peluang ini dengan menunjukkan jalur karier yang terdokumentasi kepada mereka. Perusahaan juga akan memperoleh loyalitas yang lebih besar dan mendorong karyawan berbakat untuk tetap bertahan.

 

3. Terbuka dan Transparan

Beberapa karyawan percaya gaji mereka ditetapkan secara sewenang-wenang. Oleh karena itu, sangatlah pentingagar perusahaan mengomunikasikan metode yang jelas dan konsisten untuk menetapkan gaji serta apa kebijakan gaji di perusahaan. Jelaskan apa arti tingkat pekerjaan, dan bagaimana gaji mereka ditentukan.

4 dari 5 halaman

Bukan Gaji, Inilah yang Membuat Karyawan Bahagia

Dream – Di dunia kerja, gaji bukanlah satu-satunya hal yang bisa membuat karyawan bahagia. Ada faktor lain yang membuat karyawan merasa senang bekerja di kantor.

Dikutip dari Inc.com, Jumat 5 Juli 2019, penulis The Happiness Advantage, Shawn Achor, mengatakan kebahagiaan adalah pendahulu kesuksesan, bukan hanya hasilnya. Kebahagiaan di antara para karyawan memicu kinerja dan prestasi yang berdaya saing yang diinginkan banyak perusahaan.

Aplikasi Dapulse membuat survei kepada 10 ribu penggunanya dan bertanya apakah yang membuat seorang karyawan merasa bahagia di tempat kerja. Kepala Komunikasi Dapulse, Leah Walters, mengatakan responden diminta untuk menentukan urutan yang bisa membuat orang bahagia. Hasilnya, gaji berada di urutan terakhir.

“ Tentu saja uang adalah yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup. Itu sangat penting. Tapi, di luar itu orang mencari berbagai hal,” kata Walters.

Ada banyak hal yang bisa mendorong karyawan merasa bahagia, misalnya perusahaan mendukung inovasi yang diajukan karyawan sampai memberikan yang terbaik di bidangnya.

5 dari 5 halaman

Hal Sederhana

Walters mengatakan, ada cara sederhana untuk meningkatkan kebahagiaan tim kerja. Bisa saja perusahaan memberikan tunjangan-tunjangan seperti fasilitas di ruang kantor maupun waktu libur tambahan.

“ Tunjangan tak harus menjadi kontributor. Ini hal yang sangat kecil,” kata dia.

Tapi, yang bisa membuat karyawan merasa senang bekerja adalah mereka dihargai dan diakui di kantor.

Pemimpin yang kuat mengetahui bahwa tim adalah aset yang paling berharga. Namun, untuk memastikannya, mereka akan membuat tim mereka merasa dirinya dan pekerjaannya dihargai.

Beri Komentar
ANGRY BIRDS 2, Animasi Lucu dengan Pesan Tersembunyi - Wawancara Eksklusif Produser John Cohen