`Surga Bisnis` Bakal Berdiri di Tanah Palestina

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 30 November 2014 10:01
`Surga Bisnis` Bakal Berdiri di Tanah Palestina
Turki bakal membantu pembangunan kawasan industri khusus di Palestina. Di kawasan ini, investor bakal mendapatkan segudang fasilitas.

Dream - Palestina kembali dibangun. Usai bombardir artileri dan peluru kendali Israel, Palestina kini akan memulai pembangunan industri unggulannya. Tawaran kawasan industri yang diasuransikan Bank Dunia pun jadi pemanis bagi investor luar negeri

Rencana pembangunan kawasan industri ini tertuang dalam nota kesepahaman bersama yang ditandatangani oleh Menteri Perindustrian Turki, Fikri Isik dan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Ekonomi Nasional Palestina, Mohammed Mostafa.

" Kawasan itu tidak hanya akan menjadi zona industri, tetapi sekaligus zona bebas yang menawarkan keuntungan besar bagi semua investor. Termasuk investor dari Turki, Palestina atau lainnya," Ahmet Sekeroglu, Dewan Ketua Tobb-BIS Inc, mengatakan kepada Anadolu Agency seperti dikutip Dream dari laman islamicbankingmagazine.com, Minggu, 30 November 2014.

Zona ini akan dibangun oleh Tobb-BIS Inc, sebuah afiliasi dari Gabungan Kamar Dagang dan Bursa Komoditi Turki, yang lebih dikenal sebagai TOBB. Nantinya, para investor tidak akan dikenai pajak jika mengoperasikan bisnisnya di kawasan khusus ini.

Selain itu, para investor akan mendapatkan dukungan yang signifikan dari Turki, Jerman dan Amerika Serikat," kata Sekeroglu.

Untuk pemasaran, Sekeroglu memastikan barang-barang yang diproduksi di zona tersebut dapat diekspor ke pasar internasional termasuk Jerman, Perancis, Arab Saudi dan Amerika Serikat tanpa syarat atau kuota tertentu.

" Perusahaan yang didirikan di zona tersebut juga akan diasuransikan oleh Bank Dunia," tambahnya.

Menteri Perindustrian Turki Isik mengatakan bahwa proyek TOBB akan menjadi landasan kerja sama antara Turki dan Palestina dalam pembangunan dan pengoperasian zona industri lainnya di Palestina,

Turki berhara bisa membawa perusahaan di Palestina untuk mendapat status hukum dan kapasitas berstandar internasional.

Menteri Ekonomi Palestina Mostafa mengakui negaranya memang sedang membutuhkan ekonomi yang kuat untuk menjadi benar-benar independen.

" Palestina harus direstrukturisasi dan warga Palestina harus mendapat kesempatan kerja yang memadai," katanya. " Itu sebabnya kami menghargai dukungan TOBB.”

Zona industri di Jenin akan dibangun di atas lahan seluas 920.000 meter persegi dan terletak hanya 30 kilometer dari Pelabuhan Haifa di Israel dan perbatasan Yordania-Palestina.

Proyek yang diharapkan dapat memberikan lapangan kerja bagi 6.000 warga Palestina ini juga didukung oleh pemerintah Jerman. Jika terwujud zona ini akan menjadi zona industri Turki yang ke-281. Zona industri ini dijadwalkan selesai pada 2015.

Turki merupakan pendukung vokal warga Palestina dan Ankara baru-baru ini mengirimkan bantuan senilai US$2,5 juta ke Gaza. (Ism)

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More