Ilustrasi (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)
Dream - Penduduk Indonesia diklaim makin bahagia. Meski pertumbuhan ekonomi nasional melambat dalam empat tahun terakhir, indeks kebahagian Indonesia tahun lalu justru menunjukan kenaikan.
Dari skala 0-100, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks kebahagian Indonesia berada di level 68,28. Angka ini lebih baik dari tahun sebelumnya yang berada di level 65,11.
Indeks Kebahagiaan Indonesia adalah rata-rata dari angka indeks yang dimiliki setiap penduduk di Tanah Air. Semakin tinggi nilai indeks menunjukan tingkat kehidupan yang semakin bahagia.
Sebanyak 10 aspek kehidupan penting menjadi tolak ukur tingkat kebahagiaan ini. Kesepuluh indikator kepuasaan ini adalah kesehatan, pendidikan, pekerjaan, pendapatan rumah tangga, dan keharmonisan keluarga.
Lima indikator lain adalah ketersediaan waktu luang, hubungan sosial, kondisi rumah dan aset, keadaan lingkungan, dan kondisi keamanan.
BPS melaporkan tingkat kepuasan penduduk terhadap semua aspek kehidupan sepanjang 2014 mengalami kenaikan.
Aspek pendapatan rumah tangga mencetak kenaikan nilai indeks tertinggi sebesar 5,06 persen. Sementara keharmonisan keluarga justru mencetak kenaikan terendah 0,78 persen.
Dari 10 indikator tersebut, BPS melaporkan masyarakat Indonesia umumnya merasakan kepuasan dalam hal keharmonasi keluarga dengan nilai indeks 78,89. Sementara terendah terjadi pada aspek pendidikan 58,28 persen.
Berikut adalah tingkat kepuasan tertinggi masyarakat Indonesia berdasarkan 10 indikator:
1. Pendidikan, 58,28
2. Pendapatan rumah tangga, 63,09
3. Kondisi rumah dan aset, 65.01
4. Pekerjaan, 67,08
5. Kesehatan, 69,72
6. Ketersediaan waktu luang, 71,74
7. Hubungan sosial, 74,29
8. Kondisi keamanan, 74,83
9. Keadaan lingkungan, 74,86
10. Keharmonisan keluarga, 78,89
Advertisement

Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya