Tak Sudi Layani Yahudi, Maskapai Tutup Rute Penerbangan

Reporter : Eko Huda S
Minggu, 20 Desember 2015 09:02
Tak Sudi Layani Yahudi, Maskapai Tutup Rute Penerbangan
DOT menuding Kuwait Airways telah bertindak diskriminatif karena pada 2013 menolak menjual tiket kepada Eldad Gad, seorang penumpang Yahudi.

Dream - Maskapai Kuwait Airways menghentikan penerbangan rute New York-London. Penghentian ini dilakukan setelah Departemen Transportasi Amerika Serikat (AS) mengancam akan mencabut izin maskapai milik negara Teluk itu karena telah menolak menjual tiket kepada penumpang asal Israel.

“ Pada 15 Desember, Kuwait Airways menginformasikan kepada Departemen Transportasi AS (DOT) bahwa mereka akan menghapus layanan antara Bandara JFK (John F Kennedy) dan Heatrow London,” kata Juru Bicara DOT sebagaimana dikutip Dream dari New York Post, Jumat 18 Desember 2015.

DOT menuding Kuwait Airways telah bertindak diskriminatif karena pada 2013 menolak menjual tiket kepada Eldad Gad, seorang penumpang Yahudi. Karena perlakuan itu, Eldad mengajukan komplain dan buntutnya Kuwait Airways diancam akan dicabut izin terbangnya di AS.

“ Ini kewajiban kami untuk menjamin sistim transportasi bebas dari diskriminasi. Setiap maskapai yang berharap bisa beroperasi di AS harus tahu bahwa kami tidak menoleransi diskriminasi,” tutur Wakil Presiden DOT, Anthony Foxx.

DOT kemudian mengirim surat kepada Kuwait Airways. Mereka memberi waktu 15 hari untuk menjawab surat tersebut, meminta penjelasan perlakuan yang disebut diskriminatif itu. Dan pada 15 Desember itu, Kuwait Airways memberitahukan akan menghapus rute New York-London.

Maskapai Kuwait Airways tidak mengizinkan warga Israel menumpang pesawatnya, karena negara mereka melarang seluruh warganya berhubungan bisnis dengan warga Yahudi. Setidaknya, maskapai ini telah dua kali melarang orang Yahudi ikut dalam penerbangan mereka.

Beri Komentar