Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Tiket Kereta
Dream - Para pengguna kereta api jarak sedang dan jauh harus bersiap mengeluarkan kocek lebih banyak. Terhitung mulai 1 April 2015, tarif angkutan masal ini bakal naik 30 persen.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) beralasan kenaikan tarif merupakan imbas dari naiknya Bahan Bakar Minyak (BBM). Tak hanya itu, perhitungan margin dalam perhitungan BOP kereta api eknomi serta turunnya nilai tukar rupiah juga disebut sebagai pemicunya.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub Hanggoro Budi Wiryawan menjelaskan, kenaikan tarfi listrik tak lepas dari perubahan kontrak public service obligation (PSO) pemerintah kepada PT Kereta Api Indonesia.
Perusahaan transportasi pelat merah ini mendapat alokasi PSO sebesar Rp 1,5 triliun.
Dari perhitungan Kemenhub, alokasi PSO pemerintah tersebut ternyata hanya bisa bertahan sampai kontrak bulan Juni. Namun dengan adanya Peraturan Menteri 17/2015 yang baru, PSO diperpanjang hingga Desember 2015.
"Namun PSO tersebut hanya diperuntukan untuk kereta jarak sedang dan jauh bukan untuk KRL Jabodetabek," kata Hanggoro seperti dikutip Dream dari Merdeka.com, Jumat, 27 Februari 2015.
Dengan adanya kebijakan baru ini, KA Logawa jurusan Stasiun Purwokerto-Jember naik dari Rp 50 ribu menjadi Rp 80 ribu. Sementara tarif KA Progo jurusan Lempuyangan-Pasar Senen naik menjadi Rp 74 5 ribu dari sebelumnya Rp 50 ribu.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?