Libur Telah Usai, Ini Tips Biar Kamu Tak Terserang Sindrom Malas

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 10 Juni 2019 08:15
Libur Telah Usai, Ini Tips Biar Kamu Tak Terserang Sindrom Malas
Kadang, usai libur panjang, rasa malas ada saja.

Dream – Setelah libur panjang Idul Fitri 2019, rasa malas bekerja menyerang hampir sebagian pegawai kantoran. Jangankan mulai bekerja, membayangkan tugas-tugas yang menanti di meja kerja saja membuatmu sakit kepala.

Libur Lebaran tahun ini memang sangat panjang. Hampir sepekan pegawai swasta dan Pegawai Negeri Sipil (PNS)) mendapatkan jatah libur nasional dan cuti bersama.

Ingin rasanya badan enggan bangun dari tempat tidur. Berharap libur diperpanjang.

Jika kamu mengalami hal di atas, kamu harus mengetahui trik agar badan bersemangat di hari pertama kerja usai libur panjang.

Pertama, kamu harus menerima kenyataan bahwa hari libur telah berakhir. Itu artinya, mau tidak mau kamu harus kembali ke rutinitas semula. Siapkan mental dan fisik untuk kembali bekerja. Kamu bisa “ berdamai” dengan pikiran dan hati bahwa hari libur telah berakhir.

Kedua, tidur lebih awal. Saat libur, tak heran pola tidurmu berantakan. Malah, kamu lebih sering begadang. Tentu saja kebiasaan ini sangat buruk untuk diri sendiri. Kalau tidur terlalu malam, tubuh akan lebih capek pada pagi hari.

Makanya, usahakan untuk tidur lebih awal pada malam hari. Dengan kebiasaan ini, tubuhmu akan lebih segar.

1 dari 1 halaman

Olahraga Setelah Bangun Tidur

Ketiga, olahraga setelah bangun tidur. Selama liburan, jangankan untuk berolahraga, bangun tidur saja sulit. Nah, inilah yang membuatmu tidak bersemangat dan lemas.

Agar tidak lemas, biasakan olahraga ringan setelah bangun tidur, misalnya jogging. Ini bertujuan untuk memompa semangat, metabolisme, oksigen, dan stamina pada pagi hari.

Keempat, minum minuman menyehatkan. Gantilah secangkir kopi pada pagi hari dengan minuman yang menyehatkan.

Misalnya, kamu bisa menyesap secangkir susu hangat, jus buah, atau infused water. Minuman ini akan membantumu untuk membuatmu lebih segar. 

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara