Tips Brand Menancap di Ingatan Konsumen dari CEO Pemilik 175 Gerai Teguk

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya
Jumat, 1 Juli 2022 14:47
Tips Brand Menancap di Ingatan Konsumen dari CEO Pemilik 175 Gerai Teguk
Maulana Hakim selaku CEO TEGUK Indonesia dan dr. Shirley Oslan selaku Founder Mad for Makeup, membagikan beberapa tips dalam usaha

Dream - Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung dua tahun lebih membuat perekonomian sedikti melambat. Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang masih mengandalkan sistem penjualan offline harus merasakan sulitnya berjualan karena interaksi dengan pembeli nyaris tak bisa dilakukan.

Meski memiliki skala usaha kecil, peran UMKM pada perekonomian nasional tidak bisa dipandang sebelah mata. Data Kementerian Koperasi dan UKM mencatat kinerja UMKM di Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi di masa pandemi Covid-19 berkontribusi hingga 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) negara.

Melihat kontribusi yang sangat signifikan dan pola pemasaran yang telah banyak berubah, pelaku UMKM mau tak mau harus mengubah strategi bisnis mereka dengan lebih banyak memanfaatkan teknologi. 

Dukungan salah satunya diberikan ShopeePay yang meluncurkan buku panduan UMKM gratis bertajuk “ Bisnis Bangkit Bersama ShopeePay”. Buku ini berisi pedoman yang dapat membantu pelaku UMKM memulai suatu bisnis atau mengembangkan bisnisnya untuk dapat bangkit dari situasi pandemi, salah satunya melalui teknologi. 

1 dari 3 halaman

Branding sebagai Pembeda dan Sarana Bercerita bagi Bisnis

Dalam rangka mengedukasi pelaku UMKM tentang berbagai topik yang tertuang dalam buku panduan tersebut, Maulana Hakim yang menjabat CEO TEGUK Indonesia dan dr. Shirley Oslan selaku Founder Mad for Makeup, membagikan beberapa tips dalam usaha.

Shopee© Shopee

Sebagai pendiri bisnis yang kini telah sukses membuka 175 gerai di Jabodetabek, Maulana Hakim menilai branding atau identitas merek suatu usaha merupakan komponen penting yang patut dipahami oleh setiap pelaku bisnis. Branding bisa menjadi tombak senjata suatu bisnis dalam bersaing di pasar yang penuh akan kompetisi.

“ Branding yang kuat akan memberikan suatu bisnis sebuah ciri khas atau pembeda yang akan membantu konsumen untuk mengingat usaha tersebut, dan pada akhirnya berpotensi memunculkan kesetiaan pada merek tersebut,” jelas Maulana pada keterangan tertulis yang diterima Dream.

Pembeda sangat dibutuhkan di tengah ramainya kompetisi, jadi harus dipastikan branding yang dibuat untuk usaha Anda berbeda dengan kompetitor dan menampilkan serta menonjolkan berbagai elemen yang menjadi ciri khas usaha.

2 dari 3 halaman

Konsep Branding

Selain sebagai elemen pembeda suatu bisnis, Maula menjelaskan branding memberikan kesempatan bagi suatu usaha untuk menceritakan kepada konsumen tentang produk atau jasa yang ditawarkan lebih jauh lagi.

Pelaku UMKM bisa memulainya dengan memperhatikan pilihan dari berbagai elemen yang digunakan saat mengkonsepkan branding usahanya. Sebagai contoh adalah pemilihan warna dan logo untuk para pelaku usaha kuliner. 

" Warna yang terang mungkin akan memberikan kesan segar untuk usaha yang menawarkan aneka minuman dingin," ujarnya. 

" Logo yang menarik dan bearsifat lucu mungkin akan tepat jika konsumen yang disasar adalah kalangan muda.”

Hal-hal seperti inilah yang harus dipikirkan dengan baik di awal saat memulai usaha, atau jika sedang memikirkan cara untuk melakukan re-branding atau merancang ulang suatu merek.

3 dari 3 halaman

Kolaborasi sebagai Strategi Jitu Perluas Minat Pasar

Kolaborasi suatu bisnis dengan bisnis lainnya bisa menjadi solusi tepat untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar. 

" Yang paling penting untuk dipertimbangkan sebelum berkolaborasi dengan bisnis lain adalah kecocokan tujuan antara bisnis anda dan bisnis lain tersebut," jelas dr. Shirley Oslan, Praktisi Medis dan Pengusaha Mad for Makeup pada keterangan tertulis yang sama.

Jika target market dan tujuan yang ingin dicapai sesuai bagi kedua pihak, kolaborasi untuk menghadirkan produk baru pun bisa menjadi strategi yang menguntungkan.

“ Yang tidak boleh terlupakan ketika berkolaborasi dengan bisnis lain adalah untuk tetap konsisten dengan karakter atau ciri khas dari brand kita sendiri agar tetap dapat menonjolkan daya pikat yang kuat dari hasil kolaborasi tersebut.” tutup Shirley.

Beri Komentar