Perjalanan Karier BJ Habibie

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 11 September 2019 18:47
Perjalanan Karier BJ Habibie
BJ Habibie merupakan sosok orang yang ingin perindustrian strategis Indonesia maju.

Dream – Presiden ketiga Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) meninggal dunia hari pada Rabu 11 September 2019 pukul 18.05. Habibie menghembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto.

“ Saya harus menyampaikan ini, bahwa Ayah saya, Presiden Ketiga RI, BJ Habibie meninggal dunia pukul 18.05 WIB,” kata anak bungsu Habibie, Thareq Kemal Habibie, di Jakarta, Rabu 11 September 2019.

Habibie meninggal dunia karena faktor usia dan sakit jantung.

Sekadar informasi, pria berusia 83 tahun ini merupakan Presiden ketiga Indonesia dan menjabat selama 1 tahun 7 bulan.

Sebelum menjabat sebagai Presiden, Habibie menjabat sebagai Wakil Presiden dan bertugas selama 2 bulan 7 hari.

1 dari 5 halaman

Bekerja di Perusahaan Penerbangan

Sebelum menjabat sebagai presiden dan wakil presiden, Habibie pernah bekerja di perusahaan penerbangan di Hamburg, Jerman, yaitu Messerschmitt-Bolkow-Blohm, sebuah perusahaan penerbangan yang berpusat di Hamburg, Jerman.

Pada tahun 1973, ia kembali ke Indonesia atas permintaan mantan presiden Soeharto.

Pada 1978, suami almarhumah Hasri Ainun Habibie menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi sejak 1978—1998.

Gebrakan Habibie saat menjabat Menristek diawalinya dengan keinginannya untuk mengimplementasikan " Visi Indonesia" .

Menurut Habibie, lompatan-lompatan Indonesia dalam " Visi Indonesia" bertumpu pada riset dan teknologi, khususnya pula dalam industri strategis yang dikelola oleh PT Industri Pesawat Terbang Nasional (IPTN), PT Pindad (Persero), dan PT PAL (Persero).

Lulusan Fakultas Teknik Institut Teknologi Bandung ini juga sempat menjadi penasihat direktur utama di PT Pertamina (Persero). Habibie juga pernah menjadi anggota MPR dari Partai Karya Pembangunan pada 1992—1997.

2 dari 5 halaman

Ingin Indonesia Jadi Negara Industri

Targetnya, Indonesia sebagai negara agraris dapat melompat langsung menjadi negara Industri dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sementara itu, ketika menjabat sebagai Menristek, Habibie juga terpilih sebagai Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang pertama. Habibie terpilih secara aklamasi menjadi Ketua ICMI pada tanggal 7 Desember 1990.

Puncak karir Habibie terjadi pada tahun 1998, dimana saat itu ia diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia (21 Mei 1998 – 20 Oktober 1999), setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden ke-7 (menjabat sejak 14 Maret 1998 hingga 21 Mei 1998) dalam Kabinet Pembangunan VII di bawah Presiden Soeharto.

3 dari 5 halaman

Putra Habibie: Saya Sampaikan Ayah Meninggal Dunia

Dream - Kabar duka menyelimuti bangsa Indoensia, Presiden ke-3 Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie meninggal dunia sekitar pukul 18.05 WIB.

" Saya harus menyampaikan ini, bahwa ayah saya, Presiden ke-3 RI, BJ Habibie meninggal dunia pukul 18.05 WIB," ujar Putra bungsu Habibie, Thareq Kemal Habibie di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu, 11 September 2019.

Thareq mengatakan, salah satu penyebab " Bapak Teknologi Indonesia" itu berpulang yakni karena penyakit jantung.

" Jantungnya sudah berhenti beraktivitas, seperti yang saya bilang, karena umur dan aktivitas yang banyak," ucap dia.

Sebelumnya, Thareq membantah kalau ayahandanya dalam keadaan kritis sejak dirawat pada 1 September 2019 lalu.

4 dari 5 halaman

Melanie Subono: Sampai Jumpa Eyang

Dream - Melanie Subono, putri Andrie Subono, membagikan kabar duka meninggalnya presiden ke-3 Indonesia, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie.

"Eyang, sampai jumpa di keabadian. Senang dah bisa ngelepas kangen sama eyang puteri, bisa berdua-duaan lagi. Kita di sini ikhlas asal eyang bahagia. Selamat jalan," tulis Melanie, di Instagram pribadinya @melaniesubono, Rabu, 11 September 2019.

      View this post on Instagram

Eyang ... SAMPAI JUMPA DI KEABADIAN ... Senangnya dah bisa ngelepas kangen sala eyang puteri, bisa berdua dua an lagi... Kita disini ikhlas asal eyang bahagia —- SELAMAT JALAN —- - Terimakasih sudah membuat Indonesia jauh lebih baik, terimakasih sudah mengajarkan saya jadi PEJUANG , kalo bahasa eyang “PEMBERONTAK” - Love you - #melaniesubono #Katamel #diarymel #malaikatbrengsek #generasipenerusbangsat

A post shared by Melanie Subono (@melaniesubono) on 

Dalam unggahan itu, Melanie juga menuliskan ucapan terima kasih untuk Habibie.

"Terima kasih sudah membuat Indonesia jauh lebih baik, terima kasih sudah mengajarkan saya jadi pejuang, kalau bahasa eyang `pemberontak`," tulis dia.

 

5 dari 5 halaman

Semua Keluarga Berkumpul, Ponakan Habibie: Mohon Doa

Dream - Ponakan Presiden Ketiga Bacharudin Jusuf Habibie, Rusli Habibie, mengatakan saat ini seluruh keluarga telah berkumpul di ruang perawatan intensif (ICU) RSPAD Gatot Subroto. Bahkan dua putra Habibie, Ilham dan Thareq juga berada di ruang yang sama.

" Kami semua sudah berkumpul, seluruh anak sudah dipanggil, sudah di tempat, kakak adik Mas Ilham Mas Thareq, ponakan dan cucu sudah dikumpulkan, keluarga dekat," ujar Rusli di RSPAD, dikutip dari 

Rusli memohon doa kepada seluruh rakyat Indonesia untuk sang paman. Saat ini, Habibie masih menjalani perawatan intensif.

" Minta doanya semua, zikir," kata pria yang menjabat sebagai Gubernur Gorontalo tersebut.

Sebelumnya, pada pukul 15.40 WIB, Thareq terlihat tiba di RSPAD. Turun dari mobil, dia bergegas menuju ruang perawatan sang ayah.

Thareq pun enggan memberikan keterangan mengenai kondisi sang ayah. Dia segera masuk ke ruang perawatan.

Sumber: 

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi