Uang Kertas & Koin Sarang Kuman, Publik Malas Cuci Tangan

Reporter : Syahid Latif
Senin, 19 Mei 2014 18:31
Uang Kertas & Koin Sarang Kuman, Publik Malas Cuci Tangan
Temuan terbaru dari Master Card menemukan masih banyak masyarakat yang enggan mencuci tangan usai memegang uang kertas dan koin. Padahal uang kartal ini mengandung banyak kuman dan bakteri.

Dream - Penelitian terbaru Mastercard menemukan uang kertas maupun koin serta buku rekening merupakan produk yang tak higienis dan kotor. Meski menyadari hal ini, ternyata masih banyak masyarakat enggan mencuci tangan usai memegang uang kartal tersebut.

Dikutip dari keterangan tertulis Master Card, Senin, 19 Mei 2014, lebih dari 9.000 konsumen dari 12 negara di Eropa kesulitan menghentikan kebiasaan buruk menggunakan uang kartal yang kotor.

Penelitian ini mensurvei tiga per empat orang Eropa dan membuktikan bahwa publik harus berhati-hati memegang uang kartal.

Masyarakat Eropa selama ini lebih peduli dengan mencuci tangan usai memegang tangan (46%) atau melakukan perjalanan dengan transportasi publik (36%).

Penelitian yang dimulai oleh MasterCard dan Oxford University sejak 2013 menyoroti temuan 26 ribu bakteria di setiap buku rekening bank dan uang kartal yang berpotensi membahayakan kesehatan kita.

Sementara para responden di survei pada tahun 2014 menyadari adanya potensi bahaya kesehatan ketika memegang uang kartal. Sayangnya, terdapat gap yang cukup signifikan antara orang-orang Eropa yang percaya bahwa memegang uang kartal merupakan suatu hal yang kotor dan melakukan sesuatu berhubungan dengan hal tersebut dengan orang-orang yang tidak peduli.

Terkait keengganan untuk menghentikan kebiasaan dalam menggunakan uang kartal, psikologis Donna Dawson menyoroti uang kertas dan koin merupakan bentuk dari kekuatan ekonomi dan kesuksesan yang dimiliki.

" Kita mungkin menyadari bahwa terdapat kuman di uang, tetapi kita tidak menghubungkan penyakit tersebut ke dalam cara kita menangani uang," ujar Dawson.

Dr Jim O’Mahony, dosen Biological Sciences di The Cork Institute of Technology, Irlandia menjelaskan, dari perspektif sejarah telah terdapat laporan bahwa beberapa orang-orang percaya uang bertanggung jawab atas wabah penyakit epidemi di Inggris. Alhasil, para penduduk negeri Ratu Elizabeth ini akhirnya meletakkan uang di dalam palung berisi air serta cuka untuk membasmi bakterinya.

" Sebagian besar orang mengakui bahwa memegang uang kartal dapat dianggap berbahaya namun pada prakteknya orang-orang masih enggan untuk meninjau kebersihan uang," katanya.

Beri Komentar