Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia hingga akhir Oktober 2014 mencapai US$ 294,5 miliar atau setara Rp 3.727 triliun. Dalam sebulan, utang Indonesia ini bertambah US$ 2,2 miliar (Rp 27,74 triliun).
Posisi utang per Oktober 2014 ini terdiri dari ULN sektor publik sebesar US$ 133,2 miliar (45,2 persen dari total ULN) dan sisanya ULN sektor swasta US$ 161,3 miliar.
Perkembangan ULN kala itu dipengaruhi oleh pertumbuhan ULN sektor publik yang melambat di saat pertumbuhan ULN sektor swasta terakselerasi.
ULN sektor publik tercatat tumbuh 5,9 persen (yoy), lebih lambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 7,9 persen (yoy). Utang ini didominasi oleh surat utang yang mencatat pertumbuhan 22,1 persen (yoy).
Sementara itu, ULN sektor swasta tumbuh 15,1 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 14,1 persen (yoy). ULN sektor swasta terutama dalam bentuk perjanjian pinjaman yang mengambil porsi 64,3 persen.
Pertumbuhan ULN swasta yang meningkat pada Oktober 2014 terutama terpusat pada sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, dan listrik, gas & air bersih. Keempat sektor utama ini mengambil porsi 77,5 persen terhadap total ULN swasta.
BI menilai, perkembangan utang Indonesia ini masih cukup sehat. "Namun perlu terus diwaspadai risikonya terhadap perekonomian," ungkap BI dalam keterangan tertulisnya seperti dikutip Dream, Kamis, 18 Desember 2014.
Ke depan, BI berjanji akan terus memantau perkembangan ULN, khususnya ULN swasta. Hal ini dimaksudkan agar tidak menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas makroekonomi.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?