Vaksinasi Covid-19 Perdana Bikin IHSG Tersenyum

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 13 Januari 2021 10:19
Vaksinasi Covid-19 Perdana Bikin IHSG Tersenyum
Angin segar ini juga mengerek saham emiten farmasi BUMN.

Dream – Hari ini, Rabu 12 Januari 2021, Indonesia menggelar vaksinasi perdana COVID-19. Pasar modal menyambut gembira vaksinasi COVID-19.

Dikutip dari RTI Business, pukul 09.46, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 35,990 (0,56%) ke level 6.431,659. Diketahui IHSG dibuka menghijau di level 6.439,934.

IHSG© RTI Business

Saham 8,79 miliar lembar diperjualbelikan sebanyak 571.879 kali. Nilainya mencapai Rp7,33 triliun.

Sentimen ini juga diikuti oleh emiten farmasi BUMN, PT Indo Farma Tbk (INAF) dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF). Pada pembukaan perdagangan, INAF menanjak di 7.200 dan KAEF 7.000.

Kimia Farma© RTI Business

Namun, aksi jual saham membuat saham INAF dan KAEF memerah. Pada pukul 09.45, saham KAEF merosot 75 poin (1,08%) ke level 6.900 dan INAF 100 poin (1,43%) ke level 6.875.

Indo Farma© RTI Business

1 dari 5 halaman

Jokowi Terima Suntikan Vaksin Covid-19, Vaksinasi Dimulai!

Dream - Presiden Joko Widodo hari ini mendapat suntikan vaksin Covid-19. Proses penyuntikan berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta dimulai pukul 09.30 WIB.

Disiarkan Channel YouTube Sekretariat Presiden, Jokowi melalui beberapa tahap pemeriksaan sebelum suntik vaksin. Seperti verifikasi data, cek tekanan darah dan suhu badan.

Selain itu, Jokowi menjalani wawancara singkat mengenai riwayat kesehatan. Termasuk riwayat keluarga dari infeksi Covid-19

 

© Dream

 

Setelah itu, Jokowi menuju bagian penyuntikan. Proses penyuntikan berlangsung cukup singkat, hanya sekitar satu menit.

Usai disuntik, Jokowi menuju petugas untuk mendapatkan sedikit informasi mengenai vaksinasi. Kemudian Jokowi menuju ke dalam Istana Kepresidenan untuk beristirahat sebentar.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 5 halaman

Kemenag Serahkan Sertifikat Halal Vaksin Sinovac ke Bio Farma

Dream - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal telah menerbitkan sertifikat halal untuk vaksin Covid-19 buatan Sinovac, CoronaVac. Sertifikat tersebut kemudian diserahkan Kementerian Agama kepada PT Bio Farma (Persero).

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi, menyatakan sertifikat halal atas vaksin Covid-19 Sinovac ini merupakan tindak lanjut dari permohonan yang diajukan Bio Farma kepada BPJPH pada 14 Oktober 2020.

" Penerbitan sertifikat halal ini didasarkan atas penetapan kehalalan vaksin yang telah dikeluarkan oleh Komisi Fatwa MUI pada hari Senin tanggal 11 Januari 2021," ujar Zainut saat penyerahan sertifikat halal vaksin produk Sinovac di Kemenag.

Zainut mengatakan proses sertifikasi halal vaksin Sinovac telah dilakukan sesuai regulasi yang diatur dalam Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menerbitkan Surat Ketetapan Halal disusul Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) merilis Emergency Use Authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat atas vaksin Sinovac tersebut.

" Karena telah melalui tahapan sertifikasi halal dan didukung proses uji klinis yang dilakukan BPOM, kita tidak perlu ragu bahwa vaksin Sinovac ini halal, suci, sekaligus thoyyib atau aman digunakan. Halal dan thoyyib," kata Zainut.

Penyerahan dilakukan oleh Zainut kepada Direktur Utama Bio Farma, Honesty Basyir. Turut hadir dalam penyerahan itu Sekjen Kemenag Nizar Ali dan Kepala BPJPH Sukoso.

 

3 dari 5 halaman

Telah Sesuai Regulasi

Pada kesempatan tersebut, Sukoso mengatakan Sertifikat Halal Vaksin Sinovac untuk Covid-19 dikeluarkan 12 Januari 2020 dengan Nomor ID00410000019421020. Sertifikat halal itu mencakup tiga nama produk vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh PT. Bio Farma (Persero), yaitu CoronaVac, Vaksin Covid-19, dan Cov2Bio.

" Dinyatakan bahwa prosedur penerbitan sertifikat halal vaksin Covid-19 ini telah memenuhi ketentuan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal," kata Sukoso.

Dirut Bio Farma, Honesty Basyir, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Kemenag maupun MUI dalam proses penerbitan sertifikasi halal tersebut. Dia mengatakan kehalalan merupakan isu yang sangat penting di Indonesia.

" Kami sangat merasakan proses dari awal, karena memang kehalalan ini menjadi isu utama di negara kita," ucap Honesty.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

4 dari 5 halaman

Menag Yaqut: Vaksin Sinovac Halal, Jangan Ragu Vaksinasi Covid-19

Dream - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakar agar tidak takut mengikuti vaksinasi Covid-19 menggunakan vaksin buatan Sinovac. Imbauan itu  disampaikan mengingat vaksin CoronaVac sudah dinyatakan kehalalan dan kesuciannya oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

Vaksinasi, kata Yaqut, merupakan salah satu cara untuk mencegah bahaya yang lebih besar. Hal ini juga merupakan bagian dari ajaran seluruh agama untuk saling melindungi.

" Kepada segenap rakyat Indonesia untuk saling melindungi karena semua agama mengajarkan itu," ujar Yaqut.

Yaqut menjelaskan berdasarkan fatwa MUI, vaksin Sinovac sudah dinyatakan tidak mengandung maupun tercemar hewan babi. Juga tidak memanfaatkan bahan yang dibuat dari bagian tubuh manusia, serta tidak najis.

" Vaksin ini sudah ada fatwa halal dan suci," ucap dia.

5 dari 5 halaman

Gelombang Ketiga Vaksin Sudah Tiba di Indonesia

Sebanyak 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa, 12 Januari 2021. Vaksin mendarat di bandara sekitar pukul 12.10 WIB dibawa oleh pesawat Garuda Indonesia.

Yaqut bersama Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, menyambut kedatangan vaksin tahap ketiga tersebut di Bandara Soekarno-Hatta.

" Saya minta kepada seluruh umat beragama agar jangan ragu mengikuti vaksinasi Covid-19 dan khususnya umat Islam," kata Yaqut.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar