Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Peserta Mengikuti Tes Seleksi CPNS.
Dream – Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ternyata menyimpan sejumlah kisah unik. Ada peserta tes seleksi CPNS yang punya cara 'ajaib' untuk mencontek sampai membawa jimat supaya lolos ujian.
Nah, yang terbaru, peserta seleksi CPNS ternyata ada yang punya nama-nama unik.
Melalui akun Twitter Badan Kepegawaian Negara, dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional di Kalimantan Utara, ada seorang peserta yang bernama Bill Clinton. Nama yang sama persis dengan nama Presiden ke-42 Amerika Serikat.
“ #SobatBKN Bill Clinton ikut SKD Kemen ATR/BPN sesi 23 di Kanreg BKN Pekanbaru. Good luck, Mr. President. #BKNSemangatUntukNegeri,” tulis admin akun Twitter BKN.

Ada juga peserta seleksi bernama unik, Top Member Only. Lagi-lagi, hal ini terjadi di Kalimantan Utara.
“ #SobatBKN Nama unik peserta SKD @kaltaraprov: Top Member Only. Good luck Mr. Only. May you be the only one. God bless&keep up the spirit,” tulis admin.

Selanjutnya, ada seorang peserta CPNS yang bernama Pria Indonesia. Peserta ini mengikuti tes SKD CPNS Kementerian Hukum dan HAM.
“ #SobatBKN, Peserta SKD CAT-BKN CPNS @Kemenkumham_RI memiliki nama Wahh. “ PRIA INDONESIA,” tulis admin.

Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi