Dream - Penerapan pedoman pariwisata halal tidak bisa diterapkan di seluruh Indonesia. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) ini akan menerapkan pedoman wisata halal ini secara bertahap. Untuk sementara, pemerintah pun memutuskan fokus pada tiga destinasi.
" Tidak mudah diterapkan di seluruh Indonesia, harus bertahap," kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata, Dadang Rizki Ratman, di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa 19 April 2016.
Dadang mengatakan tidak semua daerah memerlukan pariwisata halal. Ada tiga daerah yang diprioritaskan sebagai destinasi syariah yaitu Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Pariwisata halal ini sendiri masuk ke dalam jenis wisata khusus di mana wisatawan mendapat tambahan pelayanan seperti musala untuk beribadah. Standardisasi pariwisata halal pun disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan muslim.
Berbicara tentang pedoman pariwisata halal, Kementerian Pariwisata selama ini mengacupada Global Muslim Travel Index (GMTI). Acuan ini sementara untuk sementara akan dipakai sambil mencari acuan-acuan wisata halal yang bersifat global.
Indonesia sendiri baru punya pedoman untuk hotel halal. " Restoran, spa, belum (ada pedomannya)," kata Dadang.
Untuk sertifikasi restoran halal, Kementerian Pariwisata meminta restoran menyambangi Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mendapatkan sertifikat halal. " Begitu masuk bisnis, industri mengikuti," kata dia.
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah