Zurich Indonesia Siap Konversi Jadi Asuransi Umum Syariah

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 28 Juni 2020 13:02
Zurich Indonesia Siap Konversi Jadi Asuransi Umum Syariah
Rencananya, tahun depan sudah bisa beroperasi.

Dream – Zuric Insurance Group siap mengkonversi unit usahanya di Indonesia, PT Zurich Insurance Indonesia (ZII) menjadi perusahaan asuransi umum syariah. Konversi ini menanti lampu hijau dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dikutip dari Liputan6.com, Jumat konversi ini dilakukan menyusul kesuksesan akuisisi 80 persen saham PT Asuransi AdiraDinamika Tbk (Adira Insurance) oleh Zurich Insurance Group pada di November 2019.

Akuisisi Adira Insurance ini menunjukan komitmen jangka panjang Zurich untuk memperkuat skala bisnis dan keberadaannya di Indonesia.

CEO Zurich Insurance Indonesia Hilman Simanjuntak menjelaskan, konversi menjadi perusahaan asuransi umum syariah akan memberikan peluang bagi Zurich untuk memberikan produk dan solusi keuangan sesuai dengan ketentuan syariah.

Indonesia menjad pasar yang penting bagi Zurich. Perusahaan memiliki ambisi untuk mengembangkan dan memperkuat unit bisnis asuransi syariah, umum, dan jiwa di Indonesia.

" Kami juga sangat antusias dapat mendukung pemerintah Indonesia dalam mengembangkan industri keuangan syariah di Indonesia melalu rencana konversi ini,” kata dia di Jakarta.

1 dari 1 halaman

Beroperasi Tahun Depan

Perusahaan asuransi umum Syariah dari Zurich ini diharapkan dapat beroperasi di 2021 dengan nama perusahaan PT Zurich General Takaful Indonesia (ZGTI).

Setelah konversi ini dilakukan, nasabah ZII bisa memilih untuk memperbarui kontrak polis mereka untuk produk asuransi umum konvensional dengan Adira Insurance atau mengganti kontrak polis mereka menjadi polis asuransi umum Syariah dengan ZGTI.

Zurich Indonesia saat ini memasarkan solusi asuransi jiwa melalui PT Zurich TopasLife (ZTL) dan asuransi umum melalui Adira Insurance.

“ Sebagai perusahaan asuransi multinasional, Zurich terus berusaha untuk berinovasi dan berinteraksi dengan nasabah kami untuk memberikan layanan terbaik. Guna mengikuti perkembangan perilaku konsumen, kami akan mengembangkan produk dan solusi yang bisa diakses baik secara digital maupun jalur distribusi konvensional,” kata Hilman.

(Sumber: Liputan6.com/Pipit Ika Ramadhani)

Beri Komentar