Noor Al-Mosawi: Mencari Jati Diri Lewat Fotografi

Reporter : Galuh
Sabtu, 22 Agustus 2015 09:04
Noor Al-Mosawi: Mencari Jati Diri Lewat Fotografi
Ia hilang arah dan mulai mempertanyakan siapa dirinya. Beberapa saat menyendiri, Noor mengerti bahwa ada sesuatu yang selama ini renggang dari dirinya.

Dream – Noor Al-Mosawi, seorang hijaber yang berprofesi sebagai fotografer pernikahan asal Toronto, Amerika Serikat, menceritakan kisah dirinya dalam mencari identitas dan kepercayaan diri melalui fotografi.

Pekerjaanya sebagai fotografer pernikahan ternyata menjadi sebuah ironi bagi kehidupan pribadi Noor. Kehidupan asmara Noor tidak seindah apa yang telah dibidiknya lewat lensa kamera. Noor menjadi korban kekerasan emosional mantan pasangannya.

Setelah berpisah, Noor merasa limbung. Ia hilang arah dan mulai mempertanyakan siapa dirinya. Beberapa saat menyendiri, Noor mengerti bahwa ada sesuatu yang selama ini renggang dari dirinya, yaitu ikatannya dengan Tuhan.

Dalam proses pembaharuan diri, Noor mencoba mengalihkan lensa kamera kepadanya untuk 'mengenal' dirinya lebih jauh.

Pada awalnya Noor merasa aneh melihat pantulan wajahnya sendiri. Dalam foto itu tergambar wajah dirinya tanpa riasan dan menggunakan hijab hitam.

Noor mulai mengedit satu foto dirinya menjadi 21 macam foto dengan latar yang berbeda-beda.

Setiap foto yang ia buat memiliki kisah dan kesan yang tersendiri sesuai dengan pengalaman pribadi yang dialami Noor.

Dengan mengutip beberapa kutipan dari buku penuh inspirasi berjudul In Times of Terror, Wage Beauty karya Mark Gonzales, Noor Al-Mosawi mengekspresikan dirinya yang sebenarnya.

Beri Komentar