Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kegiatan Tosari Fashion Week 2025 / Foto : Astri Agustina
DREAM.CO.ID - Tosari Fashion Week 2025 kembali digelar. Mengusung tema 'Transit Budaya: Menyatukan Kain dan Kota', kegiatan berlangsung di Halte Tosari Lantai 2 selama dua hari pada 25 dan 26 Oktober 2025.
Ada banyak kegiatan yang berlangsung pada Tosari Fashion Week 2025 kali ini. Yakni gelar bhusana dari banyak brand lokal, lokapasar produk UMKM wastra nusantara, lokadaya edukasi workshop teknik berkain, dan gelaran musik secara langsung.
Kegiatan yang berlangsung tahun ini merupakan momen perayaan wastra nusantara. Di mana setiap pengunjung yang datang akan lebih paham dan mengenal wastra dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu talent yang ada dalam kegiatan Tosari Fashion Week 2025 dari Komunitas Pemuda Berkain. Sang founder, Gerak Samudra memaparkan tentang kegiatan seru ini.
"Tosari Fashion Week ini memang acara annual dari Trans Jakarta sudah yang ke dua tahun, dua kalinya. Pemuda Berkain sebagai talent di sini jadi saya akan share garis besarnya aja," terang Gerak kepada DREAM ditemui di Halte Tosari Lantai 2, Sabtu, 25 Oktober 2025.
"Untuk rangkaian acaranya banyak ada gelar busana dari berbagai macam brand, ada workshop, ada teater, tarian, dan closingnya itu Diskon Bergema. Dari pihak Trans Jakarta memang ingin Tosari ini menjadi platform untuk masyarakat bisa berekspresi di public space ini," sambungnya.

Sebagai talent, Pemuda Berkain menyuguhkan kegiatan menarik di Tosari Fashion Week 2025. Salah satunya adalah Disko Bergema. Di mana ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh komunitas tersebut.
"Pemuda Berkain di sini sebagai talent. Mengisi Disko Bergema full di dua hari tersebut. Kemudian kita juga mengisi tari tradisional. Selebihnya kita share awareness aja tentang campaign kita #suarakanhariwastranasional dan #wastraidentitasbangsa," papar Gerak.
Disko Bergema merupakan kegiatan seru-seruan menggunakan lagu-lagu Indonesia. "Basicly kita party tapi pakai lagu full Indonesia. Mau itu lagu lawas, lagu jazz, lagu dangdut lah lawas pop yang penting lagu Indonesia. Kita seru-seruan di sini sambil joget-joget," tutupnya.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia