Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Tak ada satupun pegawai yang berharap karirnya berakhir singkat. Namun tak ada seorang manusia yang bisa menebak masa depan. Begitu juga profesi-profesi yang dijalaninya.
Bisa saja sebuah profesi menjadi rebutan banya orang pada saat ini. Namun puluhan tahun ke depan, profesi ini justru menghilang tak berbekas. Bisa karena digantikan mesin atau karena alasan lain.
Karier di sektor manufaktur, misalnya, telah menghilang selama beberapa dekade karena banyak pabrik yang menerapkan kebijakan efisiensi dan pemindahan proses produksi ke luar negeri.
Sementara profesi lainnya tergusur oleh perubahan teknologi dan pergeseran selera perusahaan dalam merekrut tenaga kerja.
Mengutip laman Cheatsheet, Minggu, 6 Maret 2016, berikut 10 pilihan profesi terburu yang diperkirakan akan punah dalam 10 tahun ke depan.
1. Tenaga Penjual Door-to-door
Matinya profesi tenaga penjual atau salesman door-to-door disebabkan oleh majunya teknologi. Pemasaran secara online telah membuat profesi salesman terlihat kuno dan tidak efisien dalam meningkatkan penjualan produk. Profesi ini telah digantikan oleh iklan dan penawaran online melalui website, e-mail dan media sosial.
2. Buruh Pabrik Tekstil
Industri manufaktur adalah kisah dua pasar kerja. Anda mungkin pernah mendengar tentang penurunan jumlah pekerjaan produksi tertentu di AS, termasuk di antaranya buruh pabrik tekstil yang menjalankan atau mengawasi mesin-mesin.
3. Perangkai Bunga
Bagi perangkai bunga atau florist, masa-masa keemasan telah berlalu. Setelah gelombang pembukaan toko bunga baru di tahun 1980-an dan 90-an, jumlah florist telah merosot secara dramatis. Semua disebabkan oleh konsumen yang lebih sadar tentang pengeluaran mereka. Konsumen lebih memilih bunga segar yang dipotong terpisah daripada karangan bunga yang rumit yang dibuat oleh florist. Plus, munculnya Internet telah memungkinkan beberapa toko bunga menjalankan bisnis secara lebih efisien dan mengurangi jumlah toko fisik.
© Dream
4. Operator Mesin Pemintalan Benang
Pekerjaan manufaktur dengan keterampilan rendah, termasuk operator mesin pemintalan benang, kini telah digantikan oleh pengganti yang lebih murah. Kemajuan teknologi telah menggusur pekerja manusia karena fungsinya telah digantikan mesin yang bisa bekerja otomatis dan tidak mengenal lelah. Banyak perusahaan AS terus mencoba memotong biaya produksi dengan mengirimkan pekerjaan pemintalan ke luar negeri.
5. Operator Mesin Percetakan Buku
Usaha percetakan mungkin tidak akan pernah mati, tetapi kini membutuhkan jauh lebih sedikit operator yang mengawasi jalannya mesi percetakan. Saat ini usaha percetakan tidak memerlukan banyak pekerja untuk menyelesaikan percetakan buku dan publikasi seperti pada satu dekade yang lalu.
6. Penjahit
Profesi sebagai penjahit mungkin sudah tidak cocok untuk disandang oleh siapa pun sekarang. Munculnya belanja online dan mode fashion yang serba cepat, dan merosotnya penggunaan pakaian resmi, telah berkontribusi terhadap menurunnya permintaan akan penjahit. " Profesi penjahit adalah jenis pekerjaan kuno sekarang," kata Wright. " Karena semakin banyak orang membeli pakaian secara online dan juga berpakaian lebih kasual. Hanya ada sedikit permintaan untuk jenis layanan ini."
7. Tukang Perbaiki Furnitur
Pasar dan toko online telah menurunkan harga furnitur, termasuk permintaan terhadap tukang perbaiki furnitur. " Sekarang banyak yang bisa membeli furnitur dengan harga yang lebih murah secara online atau di toko seperti Ikea. Orang-orang lebih suka mengganti furniturnya daripada memperbaikinya," kata Wright. Jadi, mengganti sofa rusak dengan yang baru dianggap lebih murah daripada memperbaikinya ke tukang perbaiki furnitur.
© Dream
8. Pengrajin Tangan
Pengrajin tangan - orang-orang yang memiliki ketrampilan membuat hal-hal indah dari berbagai bahan - mungkin masih bisa menitipkan hasil kerajinannya di toko online khusus seperti Etsy. Namun pekerjaan ini kini hanyalah pekerjaan sampingan, bukan bisnis utama. Jumlah pengrajin tangan ini telah menurun secara drastis dalam dekade terakhir.
9. Cetak Foto
Usaha cetak foto kini menghadapi kepunahan di tengah gempuran teknologi fotografi digital. Meski masih digunakan untuk beberapa keperluan, cetak foto sudah sangat berkurang jumlahnya dalam dekade terakhir. Selain bisa berbagi secara digital, orang-orang kini lebih suka mencetak foto sendiri di rumah dengan bermodalkan komputer dan printer berwarna.
10. Operator Mesin Plastik dan Logam
Meskipun logam dan plastik adalah bahan yang tahan lama, pasar tenaga kerja AS untuk orang-orang yang bekerja di bidang ini mengalami kondisi sebaliknya. Banyak pekerjaan produk logam dan plastik model lama sekarang dilakukan secara efisien dengan mesin atau dikirim ke luar negeri karena upah yang murah. Pekerjaan dengan keterampilan rendah yang melibatkan pengaturan mesin secara manual kini menjadi semakin langka.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya