Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Fokus Dan Tetap Produktif Adalah Hal Utama Yang Dilakukan Ketika Sedang Bekerja. (Foto: Shutterstock)
Dream – Pada zaman sekarang, lingkungan kerja memerlukan lebih banyak kreativitas dan kesabaran. Semua bisa saja dipenuhi asalkan satu hal ini tidak terjadi?
Apa itu? Konsentrasi yang terpecah.
Ada banyak hal yang bisa membuat konsentrasi terhadap pekerjaan bisa terganggu, bahkan di era yang modern ini. Sebut saja e-mail, pesan jejaring sosial, dan telepon.
Lalu, bagaimana cara untuk tetap fokus dan super produktif di tempat kerja? Dilansir dari Lifehack, Selasa 29 Agustus 2017, ada tiga cara yang bisa meningkatkan konsentrasi dan produktivitas kerja.
Pertama, menghilangkan semua pemecah konsentrasi. Riset menunjukkan pegawai memerlukan waktu 25 menit untuk berkonsentrasi kembali setelah muncul pemecah konsentrasi dari luar, seperti percakapan dengan rekan kerja dan notifikasi e-mail. Jika konsentrasi tetap terpecah, itu bisa menambah jumlah waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas.
Jika ingin menghilangkan pengganggu konsentrasi, Sahabat Dream bisa melakukan tiga hal: mematikan notifikasi e-mail, meminta rekan kerja untuk tidak mengganggu ketika bekerja, dan memindahkan sebagian tugas dari depan Anda.
Kedua, fokuslah pada satu pekerjaan. Ingat, kita tak bisa mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus dengan baik. Lebih baik fokus terhadap satu pekerjaa, khususnya jika pekerjaan ini membutuhkan aspek kognitif.
Caranya, menghilangkan pemecah konsentrasi, memprioritaskan tugas dan pekerjaan yang paling penting kala itu, membuat daftar kecil tugas yang akan dikerjakan, dan berpikir praktis ketika mengerjakan aktivitas.
Ketiga, mengecek surat elektronik. Surat elektronik ini sangat baik untuk memecah konsentrasi ketika menggarap pekerjaan yang sangat penting. Catat, tak perlu rutin mengecek e-mail. Jika ada tugas yang lebih penting atau ada sesuatu yang darurat, mereka akan menghubungi via telepon sebab berkomunikasi dengan e-mail adalah hal yang buruk.
Cara supaya tidak terganggu pesan masuk adalah mematikan notifikasi e-mail dan menentukan waktu untuk mengecek surat elektronik, misalnya sebelum makan siang.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya