Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Media Diskusi #TAYTB Women Warriors, Bank OCBC NISP (Foto: Dream/Okti Nur Alifia)
Dream - Peran wanita dalam perekonomian negara tidak bisa diabaikan. Para wanita kini bahkan mampu menggerakkan banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang pada 2021 punya kontribusi 61,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2021 mencatatkan sebanyak 64,5 persen atau 37 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh wanita. Sehingga bisa dikatakan peran womenpreneur dalam mendukung peran ekonomi Indonesia sangat signifikan.
Sedangkan, survei Bank Indonesia membuktikan bahwa proporsi perempuan di posisi strategis perusahaan terus bertumbuh, serta terdapat proyeksi tambahan PDB dunia sebesar US$28 triliun apabila terdapat kesetaraan gender.
Karena itulah Bank OCBC NISP meluncurkan kampanye CurrenShe yang mendorong pentingnya representasi perempuan pada dunia bisnis dan ekonomi. Bank OCBC NISP ingin menularkan semangat kepada para perempuan agar dapat semakin berkontribusi terhadap perekonomian negara secara maksimal.
" Kami mendorong para perempuan untuk terus berkarya, berbisnis dan terjun langsung serta jangan segan menjadi pemimpin di sektor ekonomi. Karena kami percaya bahwa perpaduan antara kekuatan pria dan perempuan akan saling mengisi dan menciptakan dampak positif yang lebih besar," kata Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja, dalam Media Diskusi #TAYTB Women Warriors, di Jakarta, Kamis 3 November 2022.

Dalam struktur organisasi Bank OCBC NISP sendiri, dukungan terhadap perempuan itu tercermin pada komposisi karyawan bank di mana 54 persen diantaranya adalah perempuan.
Tak hanya itu struktur manajemen bank yang didirikan di Bandung pada tahun 1941 itu mempunyai 25 persen Dewan Komisaris perempuan. Dan dari total Direksi Bank, 44 persen dari mereka adalah perempuan.
Untuk menggaungkan kampanye CurrenShe yang merupakan bagian dari program #TAYTB Women Warriors, Bank OCBC NISP menggelar Art Installation bertajuk 'Perempuan Kuat Ekonomi Bangsa Hebat' yang diselenggarakan di Mall Sarinah Thamrin pada 3-24 November 2022.

Menariknya, kampanye CurrenShe juga memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR), di mana masyarakat dapat megenal lebih dekat beberapa tokoh pahlawan perempuan Indonesia yang berperan besar dalam perjuangan kemerdekaan.
Hal ini juga beriringan dengan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) yang ke-76, caranya dengan scan uang kertas nominal melalui situs currenshe.com.
Setelah di-scan, nantinya dalam layar HP kita akan muncul gambar dan audio mengenai cerita tersembunyi dari pahlawan perempuan yang berbeda di balik setiap nominalnya melalui filter AR.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya