Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Apakah kamu termasuk karakter pegawai yang sering berulah di kantor. Jika memang sikap kamu tak profesional, ini saatnya untuk berubah.
Sebuah studi dari CreerBuilder menemukan 28 persen perusahaan terpaksa memecat pegawainya karena ketahuan belanja online saat bekerja. Sementara 18 persen lainnya dipecat karena membuat unggahan tak pantas di sosial media.
Jadi mulai sekarang, mulailah untuk mempelajari dan mengikuti peraturan perusahaan. Apa sebetulnya perilaku buruk yang kerap dilakukan pegawai?
Dari analisa Better Buys terhadap 2.000 orang pegawai di berbagai industri, ada satu kesamaan kebiasaan buruk pekerja saat di kantor. Mengutip laman cheatseat, inilah 4 kebiasaan itu:
1. Datang terlambat
Kebiasaan ini memang banyak dilakukan pegawai. Tapi jika kamu mau mempertahankan pekerjaan saat ini, segera ubah kebiasaan buruk itu. Beberapa cara sederhana bisa memecahkan masalah kamu,
Mulailah dengan tidur lebih cepat. Jika selama ini bergantung bergantung pada jam di Ponsel, ubahlah dengan memakan jam.
2. Pura-pura Sakit
Pasti kamu pernah melakukannya. Malas masuk kerja, kamu menjadikan sakit sebagai alasan. Di AS, trik ini biasanya dilakukan mereka yang bekerja di sektor pendidikan, pabrik, dan industri retail. Para pekerjanya biasa mereka yang bekerja sebagai service representative, staff pendukung, profesional tarining, dan administrator.
3. Sering Mengumpat
Kebiasaan Ini juga banyak dilakukan pekerja. Tak kuasa menahan emosi, pegawai biasannya sering mengeluarkan kata-kata umpatan. Mulai sekarang mulailah melatih diri dengan lebih bersabar. Beri jeda agar kamu tenang sebelum mulai berbicara.
Jika sudah terlalu emosi, cobalah mencari kata-kata lain untuk mengganti kata buruk kamu.
4. Bergosip
Ya, semua orang pasti senang bergosip. Lain kali jika kamu mau menggosipkan seseorang, cobalah membayangkan sikap tak profesional juga merasakan apa rasanya berada di posisi mereka.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya