Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Bagaimana Caranya Belanja Ramadan Bagi Generasi Milenial? (Foto: Shutterstock)
Dream – Era digital membuat mayoritas pengguna internet di Indonesia akrab dengan aktivitas belanja online. Salah satu medium yang digunakan adalah e-commerce.
Global Web Index menunjukkan, Indonesia merupakan pasar e-commerce terbesar dan berkembang paling cepat di Asia Tenggara.
Lebih lanjut, riset yang dilakukan Ipsos Market Research tahun 2018 menunjukkan, 64 persen dari warganet milenial berbelanja secara online.
Seiring dengan kebiasaan ini, milenial pun menjadi lebih kritis dan cerdas dalam berbelanja, seperti mencari informasi detil melalui internet tentang barang atau jasa yang akan digunakan, hingga menunggu program diskon sebelum membeli sesuatu.
Meskipun milenial sangat selektif dan kritis dalam berbelanja, sebagian dari mereka tetap dipengaruhi oleh keinginan mengikuti tren untuk mengantisipasi Fear of Missing Out (FOMO).
Maka dari itu, penting bagi milenial untuk mengetahui tips dan trik dalam berbelanja online, termasuk menyeimbangkan dengan tetap menabung.
Berikut adalah beberapa tips dan trik yang dapat diterapkan selama menjalani #RamadanDiRumahAja, dikutip dari keterangan tertulis PermataBank, Selasa 5 Mei 2020.
Pertama, berpikir dua kali sebelum membeli. Coba Sahabat Dream pikirkan kembali apakah barang tersebut sesuai dengan bujet?
Seberapa penting pemakaiannya selama pandemi? Tentunya generasi milenial akan penuh pertimbangan dengan beragam opsi yang tersedia.
Kedua, berpikir dua kali sebelum membeli. Apakah barang tersebut sesuai dengan budget? Seberapa penting pemakaiannya selama masa pandemi ini? Milenial tentunya akan penuh pertimbangan dihadapi dengan berbagai opsi yang tersedia.
Ketiga, membuat daftar prioritas sebelum e-commerce hunting. Salah satu cara belanja tepat guna adalah membuat daftar belanja dan membandingkannya dengan berbagai pilihan e-commerce terpercaya.
Keempat, berbelanja dengan budget yang telah disisihkan. Disiplin terhadap uang yang kita tabung merupakan salah satu kunci mandiri secara finansial.
Oleh karena itu, penting bagi milenial untuk memiliki budget belanja e-commerce yang telah disisihkan dari tabungan pribadi. Memilih tabungan yang terpercaya dan mendukung gaya hidup kekinian menjadi pertimbangan utama.
PermataBank memberikan promo bagi nasabah untuk berbelanja di e-commerce terpilih. Bank ini memberikan cashback 20 persen dari kartu debit PermataME.
Director of Retail Banking PermataBank, Djumariah Tenteram, mengatakan pandemi corona membatasi masyarakat untuk berbelanja langsung dan mengurangi transaksi online.
Djumariah mengatakan kebiasaan belanja online dan cashless ini sebenarnya sudah terbentuk pada generasi milenial.
“ Kami berusaha menjawab kebutuhan belanja online melalui PermataME sebagai lifestyle digital saving yang memberikan beragam keuntungan, serta memfasilitasi milenial untuk tetap dapat menabung. Khususnya dalam memenuhi kebutuhan berbelanja selama Ramadan tahun ini,” kata Djumariah.
Djumariah menyebut ada beragam keuntungan, seperti cashback sebesar 20 persen untuk belanja di e-commerce dan cashback 25 pesen setiap transaksi QR Pay melalui sistem QRIS.
“ Keuntungan lainnya adalah Bonus Saldo Awal khusus bagi masyarakat yang baru membuka Rekening PermataME melalui PermataMobile X dan segera melakukan penempatan dana di rekening sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata dia.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya