Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kadang Pusing Juga Ya Dikejar Deadline Ketika Tugas Sedang Banyak. (Foto: Pixabay)
Dream – Sahabat Dream, kamu pernah dikejar deadline ketika sedang mengerjakan tugas yang lagi banyak-banyaknya? Biasanya orang yang sedang dalam situasi ini akan panik, kesal, bahkan marah-marah tak jelas.
Tapi jika dipikir lagi, kerja dengan tenggat waktu yang mepet tak selalu buruk, lho.
Pola kerja ini bisa menjadi pengontrol diri ketika ingin bermalas-malasan, apalagi jika kamu seorang yang “ menganut” paham SKS (sistem kebut semalam).
Agar kamu bisa menghadapi deadline dengan tenang ketika tugas lagi seabrek, ada empat cara yang bisa kamu lakukan.
Berikut ini adalah rinciannya, menurut Karir.com, Jumat 31 Agustus 2018.
Fokus
Kalau sedang dikejar tenggat waktu ketika pekerjaan menumpuk, kamu sering panik seperti ini. Benar, kan?
Kalau sudah begini, kembalikan memorimu ketika pertama kali diberikan kepercayaan untuk posisi sekarang. Fokus pada tujuan awal untuk sukses mengerjakan tugas walaupun waktunya hampir habis.
Tidak Menunda Pekerjaan
Kemudian, kamu juga tak boleh menunda pekerjaan. Kebanyakan pekerja yang berhadapan dengan tenggat waktu akan merasa stres. Perasaan ini akan membuat mereka menjadi malas mengerjakannya.
Buat Sistem Kerja yang Rapi
Ketika dikejar deadline, perasaan pertama yang muncul adalah ingin tugas cepat selesai. Tapi, yang perlu diperhatikan, kualitas tetap nomor satu.
Supaya tugasnya cepat selesai dengan hasil yang memuaskan, ada baiknya membuat daftar tugas atau to do list. Sistem ini akan membantumu untuk mengetahui sejauh mana pekerjaan yang digarap dan bagian mana saja yang perlu dilengkapi.
Antusias
Banyak orang menganggap kalau kerja dari pagi sampai larut malam menandakan antusiasme terhadap pekerjaan. Realitanya itu menandakan bahwa kita belum mengatur jadwal kerja dengan baik. Delapan jam dalam sehari sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk bekerja. Selanjutnya, waktu digunakan untuk beristirahat.
Antusiasme bisa kamu tunjukkan dengan banyak bertanya kepada rekan kerja tentang tugas yang diberikan. Dengan begitu, teman-temanmu bisa mengetahui kalau kamu sedang mengerjakan tugas yang benar-benar penting.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya