Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

4 Tips Hadapi Deadline Tanpa Stres

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 31 Agustus 2018 09:15
4 Tips Hadapi Deadline Tanpa Stres
Deadliner harap masuk.

Dream – Sahabat Dream, kamu pernah dikejar deadline ketika sedang mengerjakan tugas yang lagi banyak-banyaknya? Biasanya orang yang sedang dalam situasi ini akan panik, kesal, bahkan marah-marah tak jelas.

Tapi jika dipikir lagi, kerja dengan tenggat waktu yang mepet tak selalu buruk, lho.

Pola kerja ini bisa menjadi pengontrol diri ketika ingin bermalas-malasan, apalagi jika kamu seorang yang “ menganut” paham SKS (sistem kebut semalam).

Agar kamu bisa menghadapi deadline dengan tenang ketika tugas lagi seabrek, ada empat cara yang bisa kamu lakukan.

Berikut ini adalah rinciannya, menurut Karir.com, Jumat 31 Agustus 2018.

1 dari 2 halaman

Jangan Lupa Fokus dan Tak Menunda Pekerjaan

Fokus

Kalau sedang dikejar tenggat waktu ketika pekerjaan menumpuk, kamu sering panik seperti ini. Benar, kan?

Kalau sudah begini, kembalikan memorimu ketika pertama kali diberikan kepercayaan untuk posisi sekarang. Fokus pada tujuan awal untuk sukses mengerjakan tugas walaupun waktunya hampir habis.

Tidak Menunda Pekerjaan

Kemudian, kamu juga tak boleh menunda pekerjaan. Kebanyakan pekerja yang berhadapan dengan tenggat waktu akan merasa stres. Perasaan ini akan membuat mereka menjadi malas mengerjakannya.

2 dari 2 halaman

Kerja yang `Rapi` dan Antusias

Buat Sistem Kerja yang Rapi

Ketika dikejar deadline, perasaan pertama yang muncul adalah ingin tugas cepat selesai. Tapi, yang perlu diperhatikan, kualitas tetap nomor satu.

Supaya tugasnya cepat selesai dengan hasil yang memuaskan, ada baiknya membuat daftar tugas atau to do list. Sistem ini akan membantumu untuk mengetahui sejauh mana pekerjaan yang digarap dan bagian mana saja yang perlu dilengkapi.

Antusias

Banyak orang menganggap kalau kerja dari pagi sampai larut malam menandakan antusiasme terhadap pekerjaan. Realitanya itu menandakan bahwa kita belum mengatur jadwal kerja dengan baik. Delapan jam dalam sehari sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk bekerja. Selanjutnya, waktu digunakan untuk beristirahat.

Antusiasme bisa kamu tunjukkan dengan banyak bertanya kepada rekan kerja tentang tugas yang diberikan. Dengan begitu, teman-temanmu bisa mengetahui kalau kamu sedang mengerjakan tugas yang benar-benar penting.

Beri Komentar