Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
Ada Kemungkinan Kebijakan Work From Home Terus Berlanjut Tahun Ini. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Meskipun vaksinasi COVID-19 sudah akan dilakukan awal tahun ini, dampak pandemi virus itu tak sepenuhnya selesai. Salah satunya adalah imbauan masyarakat untuk tetap melakukan semua aktivitas dari rumah.
Terlebih muncul varian baru COVID-19, B-177 yang disebut-sebut lebih cepat penularannya.
Bekerja dari rumah menjadi salah satu cara untuk menekan penyebaran dan penularan virus COVID-19. Kebijakan ini sudah diterapkan sejak kuartal II-2020 lalu.
Bagi pekerja, kebijakan WFH membuat mereka tak perlu lagi menghabiskan waktu untuk menempuh perjalanan ke kantor. Atau, juga bisa bekerja sambil mengawasi anak-anak di rumah.
Sayangnya, kebijakan ini juga punya dampak negatif. Seperti, konsentrasi terpecah antara keluarga dan pekerjaan, sulit berkonsentrasi sehingga produktivitas menurun, bahkan kelelahan.
Lantas, bagaimana caranya agar kebijakan WFH tak lagi membuat mood berantakan dan produktivitas hancur lebur tahun ini?
Pertama, kamu bisa membuat jadwal antara pekerjaan-mengurus rumah-keluarga. Tentukan target pekerjaan yang harus digarap setiap hari.
Dengan begitu, pekerjaan kantor dan rumah tidak akan bentrok. Sebaiknya jadwal dan target ini harus dilakukan secara disiplin. Kamu juga perlu memberikan jeda agar bisa beristirahat.
Kedua, Sahabat Dream menyiapkan satu ruangan khusus untuk bekerja. Jika sudah ada, kamu bisa mengganti suasananya. Misalnya, mengganti pernak-pernik yang berbeda untuk ditaruh di meja kerja. Atau, mengubah posisi meja.
Ketiga, jangan lupa berinteraksi sosial. Bekerja dari rumah seharusnya tak membuatmu sebagai orang yang anti sosial. Kamu bisa mengambil waktu istirahat atau pagi sebelum berkarya untuk berinteraksi dengan tetangga. Hitung-hitung sambil cari udara segar.
Keempat, memberi tahu anggota keluarga tentang waktu bekerja. Tujuannya agar kamu tidak terganggu saat bekerja dari rumah.
Kelima, selalu terhubung dengan kantor. Kamu bisa memanfaatkan teknologi untuk tetap terhubung dengan rekan kerja dan atasan dalam hal pekerjaan. Tapi, jangan lupa perhatikan koneksi internet agar hubungan itu tidak terganggu.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?