Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada 61 Pengguna Internet Yang Belanja Online Saat Harbolnas 2016. (Foto: Dream.co.id/Sartika Septiana)
Dream – Perhelatan diskon akbar Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) telah sukses digelar selama tiga hari sejak tanggal 12-14 Desember 2016. Dari 211 e-commerce yang memberikan promo diskon, hasilnya 61 persen pengguna internet di Indonesia berbelanja online di ajang tahunan tersebut.
Ramainya pesanan membuat penjualan Harbolnas tahun ini melesat 3,9 kali lipat dari hari-hari biasa. Total transaksi pun mencapai Rp3,3 trilun rupiah per harinya.
" Selain disebabkan oleh peningkatan jumlah peserta serta dukungan dari berbagai mitra dan sponsor, kenaikan transaksi juga dipengaruhi oleh tingginya pertumbuhan pengguna internet, dan kebiasaan belanja online yang semakin populer di Indonesia," ujar Ketua Panitia Harbolnas 2016.
Country Head Industry Google Indonesia, Hengky Prihatna, mengatakan kategori pencarian tertinggi termasuk produk kecantikan dan personal care, gadget dan aksesoris, pakaian, serta barang untuk bayi. Terlebih, sudah masuk masa libur akhir tahun.
" Dengan musim libur akhir tahun semakin dekat, pencarian seputar shopping pun akan terus meningkat. Maka harbolnas tentu menjadi sesuatu yang sangat ditunggu-tunggu," kata Hengky.
Dengan kesuksesan Harbolnas 2016, dia mengharapkan tujuan untuk memberikan pengaruh positif dan kontribusi yang baik bagi para pelaky industri ekonomu kreatif di Indonesia, khususnya untuk brand lokal dan UKM bisa tercapai, agar industri e-commerce di Indonesia semakin besar lagi, dan kesadaran masyarakat akan keamanan dan kenyamanan berbelanja online semakin meningkat.
(Sah/Laporan: Sartika Septiana)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya