7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Foto : Shutterstock
Dream- Rencana penerapan adaptasi kehidupan baru, The New Normal, semakin banyak disuarakan. Di tengah pandemi virus Covid-19 yagn masih terjadi di Indonesia, masyarakat diimbau mulai kembali beraktivitas di luar rumah dengan menjalani kebiasaan-kebiasaan baru untuk mencegah tertular virus Corona.
Dengan kurva kasus baru positif Covid-19 yang belum stabil melandai, rencana pemerintah mengeluarkan kebijakan ‘New Normal’ menimbulkan berbagai pro dan kontra.
Lewat kebijakan The New Normal, masyarakat akan menjalani aktivitas seperti sedia kala namun dengan pembatasan tertentu. Para pekerja kembali ke kantor masing-masing. Fasilitas-fasilitas umum kembali dibuka. Semuanya dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang tetap ketat.
Kembali beraktivitas di luar rumah tentu menjadi tantangan bagi pegawai yang harus kembali ke kantor di tengah merebaknya pandemi.
Dengan narasi kembali beraktivitas di luar rumah, ada beberapa adaptasi baru yang perlu dilakukan. Mungkin jadi sedikit repot, tapi kesehatan tentu bukanlah sesuatu yang bisa dipertaruhkan dengan mudah.
Selain selalu menjaga jarak aman, setidaknya ada lima barang yang wajib dibawa agar kesehatan tetap terjaga meski harus kembali bekerja di kantor sebagaimana telah dirangkum Dream dari beberapa sumber berikut ini.

Masker wajib dipakai ke manapun, termasuk saat ngantor. Perhatikan baik-baik cara memakai masker yang benar berdasarkan jenisnya. Masker medis, misalnya, hanya untuk sekali pakai dan dibuang dalam keadaan dirobek terlebih dahulu, menghindari praktik penjualan masker bekas.
Masker juga wajib dipakai dengan benar. Masker harus menutupi mulut dan hidung. Jangan asal pakai masker yang hanya menutupi mulut, sementara hidung tidak ditutup.
Saat ke kantor, jangan cuma bawa satu masker saja. Kamu harus bawa beberapa masker cadangan, karena masker itu harus diganti secara berkala untuk menjaga kebersihan dan kesehatan. Ada baiknya kamu simpan beberapa masker cadangan di tas. Kalau suatu saat kamu lupa bawa masker, ada masker cadangan yang kamu simpan di tas.
Cairan antiseptik seperti hand sanitizer memang efektif membunuh virus dan bisa dijadikan sebagai salah satu opsi perlindungan di tengah wabah virus corona. Dengan catatan, cuci tangan dengan sabun sebagai langkah pencegahan terbaik.
Mencuci tangan serutin mungkin menggunakan sabun cair dan air mengalir masih jadi yang paling direkomendasikan. Namun, saat kamu sedang tak mendapatkan akses ke air mengalir, penggunaan hand sanitizer bisa jadi alternatif sementara.

Alangkah lebih baik untuk membawa bekal makanan yang kita masak sendiri. Dengan cara ini, bahan masakan maupun cara pengolahannya dijamin higienis. Memesan makanan di luar memang telah menjadi kebiasaan bagi pekerja yang kerap disibukkan tugas di kantor. Tapi, kamu harus ingat pandemi ini belum tuntas dan kurva epidemi COVID-19 belum mencapai puncak, jadi ada baiknya kita tidak mengambil risiko dengan makan atau jajan sembarangan.
Menurut laporan Forbes, bawa tempat makan berikut alat makan, seperti sendok dan garpu, bahkan botol minum sendiri pun sangat direkomendasikan. Penggunaannya meminimalisir transmisi virus di permukaan benda yang digunakan bersama-sama.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, belum lama ini, mengeluarkan surat pedoman bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemendagri dan pemerintah daerah (pemda) perihal membawa helm sendiri saat naik ojek.
Kendati pedoman tersebut ditujukan pada ASN, tak ada salahnya praktik ini pun dilakukan publik demi menghindari penularan lewat helm yang notabene dipakai banyak orang.
Selain hand sanitizer, penting sekali membawa tisu basah antibakteri dan semprotan desinfektan untuk menjaga tangan kamu tetap bersih dari kuman, bakteri dan virus.
Sebagai langkah mendukung dan mewakili physical distancing guna mengurangi penyebaran virus, sesampainya di kantor jangan lupa membersihkan meja kerja dengan tisu basah antiseptik atau semprotan desinfektan.
Meski perusahaan mungkin sudah melakukan deep cleaning process sebelumnya, namun kamu juga harus tetap menjaga kebersihannya.

Vitamin dapat menunjang kesehatan tubuh dibarengi konsumsi makanan harian dengan gizi sehat dan seimbang. Ada beberapa jenis suplemen vitamin yang dianjurkan dikonsumsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, antara lain vitamin C, vitamin D3, vitamin A, vitamin E, dan vitamin B6.
Pada kondisi yang belum kondusif seperti ini, perlu dicatat agar jangan sampai kita jatuh sakit. Kalau sakit, itu tentu saja akan merepotkan dirimu dan orang lain yang mengurus saat sakit. Jadi, ingat-ingat, jangan sampai tumbang!
Umumnya memang disediakan di musala maupun masjid, namun dalam kondisi new normal, disarankan untuk membawa alat ibadah sendiri. Menurut Michigan Islamic Center, hal ini dilakukan untuk menghindari transmisi dari barang yang umumnya dipakai secara bergantian.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?