7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Selama Pandemi, Ternyata Penting Banget Punya Pekerjaan Sampingan. (Foto: Shutterstock)
Dream – Selama masa pandemi corona, banyak orang dirumahkan, bahkan menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Begitu sumber penghasilan tak ada, orang-orang akan dilanda kebingungan pusing tujuh keliling memikirkan biaya hidup sehari-hari mereka.
Dari pengalaman yang sudah ada, kondisi serba sulit seperti saat ini membuktikan jika keberadaan pekerjaan sampingan menjadi penting dan bisa jadi penyelamat. Apa pun pekerjaan sampingannya, tetap harus dicari sepanjang bersumber dari hal yang halal.
Kita selama ini mengenal side job seperti freelancer, pelapak di laman e-Commerce, atau menyediakan layanan jasa titipan (jastip).
Dikutip dari Cermati, Rabu 3 Juni 2020, ketika terkena PHK atau berada dalam situasi sulit soal keuangan, pekerjaan sampingan dapat menjadi penolong. Ada pemasukan tambahan untuk menyambung hidup.
Bahkan pekerjaan sampingan ini bisa saja dapat dan memberikan keuntungan besar kalau fokus menekuninya.
Jika punya pekerjaan sampingan, kamu tak perlu panik ketika terkena PHK dan menjadi pengangguran. Ada sumber penghasilan lain untuk mengisi perut dan membayar tagihan atau cicilan utang, maupun kebutuhan hidup sehari-hari.
Dengan pekerjaan sampingan, kamu tak usah menggunakan dana darurat dalam situasi genting atau mendesak. Jadi,pekerjaan sampingan ini bisa jadi investasi ketika mengalami paceklik keuangan dan masa depan finansial aman.
Kamu dapat menabung dari dua sumber gaji. Pertama dari pekerjaan tetap, dan kedua dari pekerjaan sampingan.
![]()
Jika sudah menyisihkan uang dari sumber penghasilan utama ke tabungan, kamu pun dapat menambahkannya dari hasil bekerja sampingan. Jumlah tabungan bakal jauh lebih banyak.
Setiap hari Senin-Jumat dari pukul 08.00-17.00 bekerja di kantor. Sementara Sabtu-Minggu libur. Ada waktu kosong di hari weekend dan malam hari selepas pulang bekerja. Daripada nganggur, lebih baik dimanfaatkan untuk bekerja sampingan.
Contohnya, setelah pulang kerja, kamu bisa menggunakan waktu untuk menulis artikel di blog maupun website perusahaan tertentu sebagai freelancer. Jadi lebih produktif kan?
Tapi ingat, kamu juga harus mampu menjaga keseimbangan. Agar bekerja di dua kaki (pekerjaan utama dan sampingan) tidak ‘pincang’ sebelah. Lebih fokus pada pekerjaan sampingan, sampai lupa pekerjaan utama.
Biasanya orang akan memilih pekerjaan sampingan yang memang jadi hobi atau kesukaan. Contohnya, kamu seorang akuntan yang senang memotret, punya hobi fotografi, tentu akan berkutat pada pekerjaan sampingan sebagai fotografer freelancer. Karena pekerjaan utama kamu sudah sesuai dengan jurusan pendidikan atau pengalaman.
![]()
Selain itu, kamu dapat lebih mengasah kemampuan yang dimiliki dalam hal apapun, seperto fotografi. Sudah punya kamera yang mendukung, punya kemampuan yang menunjang, maka jadilah hobi yang menghasilkan cuan.
Jika pekerjaan utamamu monoton, hanya duduk di depan layar komputer setiap hari, beda dengan pekerjaan sampingan. Ada peluang untuk bertemu dan berkenalan dengan orang-orang baru, sehingga dapat menambah relasi.
Jika jaringan pergaulan, pertemanan semakin luas, dampaknya akan baik untuk Anda ke depan. Misalnya saat terkena PHK, dari relasi atau hubungan pertemanan tersebut dapat membuka peluang untuk menemukan pekerjaan baru.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?