Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Jenis Pekerjaan Baru Akibat Pandemi Covid-19 (Foto: Shutterstock)
Dream - Pandemi Covid-19 yang melanda nyaris seluruh negara dunia memberikan banyak kerugian. Banyak orang yang kehilangan pekerjaan dan pemasukan.
banyak bisnis restoran, hotel, transportasi, hingga bisnis pariwisata, harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran agar dapat bertahan.
Di sisi lain, merebaknya virus Corona memunculkan banyak pekerjaan baru. Profesi ini berkaitan dengan pandemi Covid-19 dan kebiasaan baru yang muncul karenanya.
Lalu, pekerjaan apa saja ya yang muncul akibat pandemi Covid-19? Berikut deretan pekerjaan yang muncul setelah pandemi virus corona, sebagaimana dikutip dari CNBC.
Para pekerja ini melakukan tes swab di rumah sakit, panti jompo, pabrik dan kantor untuk mamastikan tidak adanya orang yang terkena virus Corona.
Posisi tersebut biasanya akan diisi oleh perawat terdaftar dan asisten perawat. Bayarannya pun lumayan yaitu mencapai US$45 (Rp647 ribu) per jam.
" Peluang ini terbuka untuk banya orang yang bersedia berinvestasi dalam pelatihan keterampilan," jelas Julia Pollack.
" Dan ini masih akan menjadi pekerjaan yang menjajikan untuk sementaraktu ketika pabrik dan perusahaan kembali dibuka," tambahnya.
Profesi ini muncul karena para orang tua yang terjangkit virus Corona membutuhkan pengasuh.
Bahkan di Amerika Serikat sendiri terjadi lonjakan permintaan pengasuh hingga ratusan ribu orang. Tenang saja, orang akan mempertimbangkan resiko kesehatan mereka sendiri.
Upah pekerjaan ini sekitar US$25 (Rp375 ribu) per jam dan membutuhkan pelatihan serta sertifikat.
Tugas dari pekejeraan ini yaitu menghubungi orang-orang yang mungkin telah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19.
Pekerjaan ini biasanya merupakaan kerja paruh waktu atau penuh waktu serta bisa dikerjakan di rumah. Bayarannya bisa mencapai US$25 (Rp375 ribu) perjamnya.
4. Pengeccek Suhu Tubuh
Mulai dari bandara, stadion olahraga, restoran, sekolah, hingga perusahaan di era pandemi Covid-19 memerlukan pengecekan suhu tubuh sebelum masuk.
Oleh karena itu dibutuhkan petugas untuk melakukannya. Bayaran perjamnya bisa mencapai US$25 (Rp375 ribu).
Profesi ini muncul seiring dengan banyaknya orang yang melanggar peraturan physical distancing dan kebijakan yang berkaitan dengan Covid-19 lainnya. Pekerjaan ini mendapat bayaran hingga US$30 (Rp450 ribu) per jam nya.
6. Pembuat dan pemasang sekat pembatas
Sejak adanya pandemi, sekolah dan perkatoran memerlukan pemasangan sekat untuk menerapkan physical distancing. Akibatnya, permintaan terhadap jasa ini kian meningkat dengan upah mencapai US$20 (Rp300 ribu) per jam.
7. Pembuat Masker
Profesi pembuat masker menjadi diminati seiring dengan kebijakan penggunaan masker yang diharuskan pemerintah. Penghasilan dari pembuat masker per jamnya mencapai US$18 (Rp270 ribu).
8. Zoom Support Specialist
Saat guru berhadapan dengan ruang kelas virtual dan melakukan ujian melalui layar laptop, ada kebutuhan yang semakin besar akan dukungan teknis platform video interaktif, contohny Zoom. Bayarannya bisa mencapai US$25 (Rp450 ribu).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya