Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Perbankan Syariah Memiliki Beberapa Keunggulan Daripada Konvensional Sebelum Pandemi Covid-19. (Foto: Shutterstock)
Dream – Dalam menghadapi kondisi pandemi virus corona (Covid-19), sektor perbankan syariah memiliki beberapa keunggulan dibandingkan perbankan konvensional. Keunggulan ini bisa dilihat dari sisi aset.
“ Perbankan syariah kreditnya kan underline-nya jelas ada aset yang benar-benar terprediksi dan dari sistem keuangan menggunakan bagi hasil, bukan dengan bunga,” kata Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoartmodjo, di Jakarta, dikutip dari laman Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah.
Keunggulan lain dari bank syariah terlihat dari sisi likuiditas. Perbankan syariah mendapat untung karena banyak nasabah menabung di bank syariah karena faktor keyakinan bahwa sistem syariah sesuai dengan ajaran Islam.
Berbekal keyakinan para nasabah tersebut likuiditas perbankan syariah di masa seperti ini seharusnya tidak akan mengalami kekurangan.
Menurut Kartika, perbankan syariah di masa pandemi ini justru bisa mendapatkan nasabah dari sisi tabungan yang lebih luas lagi. Kemudian, bank syariah bisa terus berekspansi dari sisi digital.
“ Meyakinkan masyarakat bahwa memang perbankan syariah aman untuk menempatkan dana dan dalam jangka panjang tidak ada guncangan dari sisi likuiditas,” kata dia.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Ventje Rahardjo, menambahkan, kebijakan kelonggaran likuiditas yang dilakukan oleh otoritas moneter memberikan ruang gerak kepada perbankan.
“ Mempunyai ruang gerak menjaga kewajibannya, menjaga penarikan-penarikannya,” kata Ventje.
Lebih lanjut, Ventje mengungkapkan risiko yang dihadapi perbankan syariah pada dasarnya tidak banyak berbeda dengan yang dihadapi perbankan secara umum.
Tetapi, perbankan syariah memiliki satu penyangga lain yaitu kepatuhan terhadap produk dan objek-objek dari pembiayaan yang diawasi oleh satu kelompok Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang ditunjuk Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
“ Jadi di perbankan syariah risiko terhadap pembiayaan yang keluar dari prinsip syariah relatif terjaga,” kata dia.
Dengan adanya pandemi seperti ini, Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, mengatakan, ada upaya perbankan syariah untuk menjaga layanan aktivitas transaksi bank.
Caranya dengan mendorong para nasabah untuk menggunakan mobile banking dan internet banking. Sebelumnya, bagi para nasabah yang sifatnya tradisional mau tidak mau harus merubah polanya dengan menggunakan mobile banking dan internet banking.
“ Sehingga setelah kita edukasi, luar biasa dampaknya. Mereka tetap melakukan transaksi, tetapi berubah, yang tadinya transaksi dengan cara tradisional, datang ke kantor melakukan transaksi, kini dengan digital,” kata Firman.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya