Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) menggandeng pengelola platfom sosial media dari Grup Facebook untuk membantu akselerasi digitalisasi pelaku UMKM di Tanah Air. Rencananya 15 ribu pengusaha UMKM akan mendapat pelatihan dari Facebook.
Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki mengungkapkan masih banyak pelaku UMKM yang belum berjualan di marketplace yang ada.
" Dengan kerja sama ini, kita akan mendorong UMKM berjualan di media sosial di Facebook, Instagram, dan Whatsapp,” kata Teten baru-baru ini dikutip dari laman Setkab.
Keputusan untuk menggandeng grup Facebook dilakukan karena tren market ke depan akan mengarah ke sana. era digitalisasi. Dengan kerja sama ini diharapkan pelaku UMKM bisa memanfaatkan saluran digital media sosial untuk memperluas akses pasar, baik dalam negeri maupun luar negeri.
Proses digitalisasi juga akan membantu pelaku UMKM untuk mempermudah mendapatkan akses pembiayaan karena proses bisnis yang lebih akuntabel. “ Transaksi perdagangan UMKM akan terekam dengan baik, sehingga bisa tergambar kinerja bisnisnya secara lebih transparan,” ujar MenkopUKM.

Dirut Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUKM Leonard Theosabrata sebagai pengelola Smesco Indonesia sudah mengakui perlakukan yang berbeda bagi pelaku UMKM akan dibedakan. Kerja sama ini diharapkan bisa membantu pelaku UMKM menjual produknya di berbagai marketplace agar meningkatkan akses pasar.
“ Kita tidak bisa menyamakan perlakuan, karena antara usaha mikro, kecil, dan menengah, sangat berbeda. Baik dari sisi skala usahanya maupun hal-hal lainnya,” kata Leonard.
Kepala kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari mengatakan, kerja sama ini sebagai bentuk dukungan perusahaan untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi pelaku UMKM. Selain sebagai tulang punggung ekonomi, pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh pelaku UMKM.
Di tahap awal, Facebook akan memberikan pelatihan secara virtual untuk 85 ribu UMKM di seluruh Indonesia. Dalam 6-12 bulan, Facebook akan melakukan pelatihan bagi 15 ribu UMKM yang ada di bawah naungan Smesco Indonesia.(Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan