Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penumpang Air Asia Tengah Melakukan Check In Di Bandara (www.todayonline.com)
Dream - Hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 takkan merontokkan pasar penerbangan bertarif murah dalam jangka panjang.
" Ini bukan hari kiamat (bagi industri penerbangan murah)," kata Direktur Air Transport UOB Kay Hian, K Ajith seperti dikutip laman CNBC, Senin, 29 Desember 2014.
Ajith mengakuia, insiden hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 memang akan memicu berkurangnya pemesanan tiket maskapai penerbangan murah, dalam jangka pendek.
" Namun bisnis penerbangan ini akan kembali bangkit. Sama halnya seperti dampak serangan terorisme," katanya.
CIMB melansir analisa jika pembelian tiket maskapai AirAsia di Indonesia, Thailand, dan Malaysia kemungkinan akan turun tajam dalam tiga bulan ke depan.
Kondisi ini bisa terjadi jika tidak ada lagi kecelakaan yang melanda maskapai Air Asia dalam tiga bulan kedepan.
" AirAsia Group dengan rekam jejak keamanan cukup bagus dan promosi yang atraktif, mungkin bisa membantu mengurangi dampak dan memastikan pemulihan permintaan," katanya.
Penjual tiket di counter AirAsia Bandara Changi Singapura melaporkan tak ada pembatalan besar-besaran dari calon penumpang maskapainya. Berita mengenai insiden kecelakaan AirAsia QZ8501 tak menghalangi calon penumpang untuk bepergian.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan menyatakan pemerintah akan mengkaji ulang seluruh operasional maskapai penerbangan nasional. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya