Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Suasana Jembatan Suramadu Di Malam Hari (www.bpws.go.id)
Dream - Anggaran pemerintah kembali menjadi sorotan. Kali ini Wakil Presiden Jusuf Kalla menyoroti Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (ABN) sebesar Rp 40 triliun habis untuk perjalanan dinas dan rapat.
JK, sapaan Jusuf Kalla, menilai anggaran tersebut tidak efektif dan layak dipangkas.
" Penelitian APBN mengungkapkan Rp 40 triliun anggaran kita untuk perjalanan dan rapat," ujar JK seperti dikutip laman Merdeka.com, di gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa, 9 Desember 2014.
Jika dibandingkan, anggaran rapat dan perjalanan dinas kementerian tersebut setara dengan pembangunan sekitar 9-10 jembatan Surabaya-Madura (Suramadu).
Pembangunan mega-proyek jembatan yang menghubungkan Surabaya dan Madura ini ditaksir menghabiskan dana sekitar Rp 4,5 triliun.
Menurut JK, efisiensi anggaran dinas dan rapat kementerian harus segera dilakukan dengan menggelar rapat di kantor. Meski diakui, kebijakan ini akan berdampak pada berkurangnya pemasukan pengelola hotel.
" Kalau kita ingin efisien, ada korban juga, kenyamanan berkurang sehingga bayaran ke hotel berkurang," kata JK.
Namun JK sesumbar dampak efisiensi ini tidak akan berjalan lama. Pendapatan hotel akan bertumbuh seiring bertambahnya anggaran pemerintah akibat efisiensi.
" Karena kita efisien, hotel akan penuh lagi dengan tamu yang banyak tetapi bukan peserta rapat, tapi tamu yang benar-benar ingin bekerja," terang JK. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya