Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Dream - Salah satu maskapai bertarif murah, PT Citilink Indonesia, akan mengajukan izin tambahan penerbangan tambahan kepada Kementerian Perhubungan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada musm Lebaran.
" Citilink akan mengajukan izin ekstra fight minimal 136 penerbangan tambahan dan 34 ribu kursi ekstra dalam rangka libur Lebaran 2016," kata Presiden dan CEO Citilink Albert Burhan, di Jakarta, dikutip dalam keterangan tertulisnya, Senin 23 Mei 2016.
Albert mengatakan rute-rute penerbangan yang ditambah adalah rute pulang pergi dengan kota asal Jakarta menuju ke kota-kota tujuan yang terkenal padat penumpang seperti Yogyakarta, Medan, Padang, dan Denpasar. Penerbangan tambahan ini, katanya, mulai berlaku pada puncak arus mudik Lebaran, yaitu dari tanggal 2-14 Juli 2016.
Dengan rencana pengajuan penerbangan tambahan tersebut, Citilink akan terbang 245 kali dalam sehari atau meningkat 5 persen dibandingkan hari biasa sejumlah 234 penerbangan.
Rute Padang yang biasanya terbang empat kali sehari, akan bertambah dua penerbangan ekstra menjadi enam kali penerbangan dalam sehari.
Rute Jakarta-Denpasar akan bertambah dua penerbangan ekstra dari enam penerbangam menjadi delapan kali penerbangan dalam sehari.
Rute Jakarta-Medan yang biasanya terbang enam kali sehari, akan bertambah satu kali penerbangan menjadi tujuh kali penerbangan sehari.
Rute Jakarta-Yogyakarta yang biasanya terbang lima kali sehari akan bertambah dua kali penerbangan menjadi tujuh kali penerbangan sehari.
Maskapai ini juga akan mengoperasikan dua pesawat Boeing 737-500 dari lima pesawat cadangan yang dimiliki Citilink Indonesia untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan jumlah penumpang saat libur Lebaran 2016.
Albert memperkirakan lonjakan arus mudik dan arus balik pada Lebaran kali ini, justru dapat terjadi jauh hari sebelum puncak arus mudik, mengingat kondisi angkutan udara pada musim Lebaran saat ini. Diperkirakan pada puncak arus mudik akan terjadi lonjakan yang signifikan, itu sebabnya Citilink mengerahkan armada cadangan berupa pesawat B737-500 guna memenuhi permintaan pasar.
" Kami menghimbau agar penumpang selama Lebaran sebaiknya membeli tiket pulang pergi guna memastikan agar tidak kehabisan tiket," kata dia.
Saat ini, total armada Citilink berjumlah 42 pesawat yang terdiri dari Airbus A320 (37 pesawat) dan Boeing 737-500 (5 pesawat). Kementerian Perhubungan mencatat total penumpang selama periode lebaran 2015 adalah sebanyak 17,45 juta penumpang atau berkurang dari periode yang sama tahun 2014 sebanyak 17,73 juta penumpang.
Direktur Komersial Citilink, Hans Nugroho, menawarkan nilai tambah dari boarding pass yang dimiliki penumpang Citilink. Adapun keunggulan dari boarding pass Citilink Indonesia adalah diskon hotel, restoran, kemudahan angkutan trasportasi khususnya di Batam (Batam Fast Ferry), dan Medan (angkutan kereta api Railink-dari Bandara Kualanamu menuju Medan atau sebaliknya).
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?