Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tiongkok Membalas Kebijakan Impor Amerika Serikat. (Foto: Shutterstock)
Dream – Tiongkok menerapkan bea impor untuk produk buah, daging, dan produk lainnya dari Amerika Serikat. Ada 128 produk yang akan dikenakan tarif impor.
Dikutip dari CNBC, Senin 2 April 2018, kebijakan ini merupakan “ balasan” dari Tiongkok atas kebijakan Amerika Serikat yang mengenakan kenaikan tarif untuk baja dan aluminium. Kementerian Keuangan Tiongkok menyebut aturan ini berlaku per hari ini, Senin, 2 April 2018.
Komisi Bea Cukai Tiongkok menaikkan tarif impor produk babi dan scrap aluminium sebesar 25 persen serta 15 persen untuk 120 produk makanan Amerika Serikat, seperti apel dan beri. Total ada 128 produk yang akan dikenakan tarif ekstra dari Tiongkok.
Tiongkok akan menargetkan ekstra tarif sebesar US$3 miliar (Rp41,28 triliun) untuk produk-produk Amerika Serikat. Kebijakan ini akan melukai hati para petani dan industri babi di Amerika Serikat.
Industri daging babi di Amerika Serikat memasok daging babi sebesar US$1,1 miliar (Rp15,13 triliun) dan menjadikan Tiongkok sebagai pasar ketiga terbesar untuk industri daging babi Amerika Serikat.
Sekadar informasi, kebijakan Amerika Serikat yang menaikkan tarif ini bertujuan untuk menghukum Tiongkok karena telah mencuri teknologi orang Amerika Serikat dan menekan perusahaan Amerika Serikat untuk menyerah.
Menanggapi kebijakan impor, Tiongkok meminta Amerika Serikat untuk menghentikan intimidasi terhadap ekonomi Tiongkok. Mereka juga mengancam akan membalas regulasi Negeri Paman Sam.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya