Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Hal Yang Harus Dipertimbangkan Jika Ingin Resign.
Dream – Berhenti dari sebuah pekerjaan bukan keputusan mudah untuk diambil. Prosesnya tak sekadar menyerahkan surat pengunduran diri dan pamit dengan teman sekantor. Harus ada alasan yang cukup kuat untuk mendukung kamu untuk membuat surat resign agar bisa lekas keluar dari perusahaan.
Apalagi masalah mencari pekerjaan baru bukanlah hal yang gampang.
Kalau mau keluar, pastikan terlebih dahulu bahwa kita benar-benar mau keluar. Alasan-alasan seperti membenci pekerjaan atau lingkungan kantor tak cukup kuat untuk mengajukan surat pengunduran diri.
Lantas apa saja alasan yang cukup kuat untuk mengajukan surat resign?
Jika kamu sudah memiliki pekerjaan baru yang lebih baik, inilah saat yang tepat untuk mengundurkan diri perusahaan lama.
Tentunya perusahaan baru menawarkan keuntungan yang lebih baik, seperti gaji, tunjangan, sampai jenjang karier yang lebih jelas.
Tidak bertambahnya gaji walaupun kamu semakin sibuk juga bisa menjadi alasan yang kuat untuk cepat-cepat hengkang dari perusahaan. Pekerjaan tambahan di luar tanggung jawab kamu memang baik untuk menambah keahlian, tapi ada satu hal yang harus diingat: setiap usaha kita untuk memajukan perusahaan harus dihargai.
Kalau kesibukan kerja terus bertambah, tapi penghasilan segitu-segitu saja, artinya sudah saatnya mencari perusahaan yang lebih menghargai Anda.
Stres tidak hanya menganggu kejiwaan, tetapi juga kondisi fisik, misalnya kekebalan tubuh melemah, tekanan darah meningkat, sampai masalah jantung. Stres karena pekerjaan takkan sebanding dengan risiko yang didapatkan. Kalau sudah mulai sakit-sakitan akibat stres bekerja dan menghilangkan motivasi kerja, inilah saatnya untuk mengucapkan, good bye.
Bekerja kantoran bukan satu-satunya jalan untuk mencari sumber penghasilan. Ada juga berbisnis. Tak jarang penghasilan diri dari berbisnis ini lebih menguntungkan. Kalau sudah memiliki modal dan prospek bisnis yang dijalani menguntungkan, sebaiknya fokus untuk menjadi pengusaha. Selain waktu yang lebih fleksibel, kita bisa menjadi bos untuik mencari sendiri.
Baca selengkapnya di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya