Cara Baru Perekrut Panggil Pelamar Kerja

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 26 Maret 2018 10:42
Cara Baru Perekrut Panggil Pelamar Kerja
Dulu, perekrut menelepon kandidat untuk undangan interview kerja.

Dream – Ketika kamu akan melamar pekerjaan baru, jangan terkejut jika perekrut akan menghubungimu dengan SMS. Ini mungkin terdengar seperti penipuan, tapi panggilan interview via SMS menjadi salah satu cara untuk merekrut kandidat.

“ Saya tidak terkejut, setidaknya ini adalah hal yang umum,” kata pakar karier di TopResume, Amanda Augustine, kepada CNBC dikutip Dream, Senin 26 Maret 2018.

Augustine menjelaskan, saat ini waktu adalah uang bagi perekrut yang dibayar untuk mencari kandidat dengan cepat. Berkomunikasi via SMS menjadi hal yang lebih efektif daripada telepon. Dia mengatakan menelepon kandidat hanya akan membuang waktu perekrut.

Sementara itu, CEO Canvas — platform interview dengan SMS, Aman Brar, mengaku meluncurkan platform ini pada 2017. Brar berpikir cara ini bisa menjadi cara untuk menghubungkan kandidat dengan perekrut untuk interview.

“ Ketika kamu sedang berbicara dengan teman atau keluarga, kamu sering mengirimkan pesan,” kata dia.

Berdasarkan polling Gallup, mengirim dan menerima SMS menjadi cara komunikasi yang umum dilakukan oleh orang-orang Amerika berusia di bawah 50 tahun. Brar mengatakan cara follow up kandidat dengan SMS menjadi cara yang berkesan selama proses perekrutan.

Salah satu perusahaan yang menggunakan jasa Canvas adalah OpenTable. Perusahaan ini mengakui menindaklanjuti kandidat dengan SMS membuat perusahaannya menemukan orang yang tepat untuk dijadikan kandidat.

Tidak seperti percakapan via telepon, tak jarang transkrip percakapan via SMS menunjukkan kandidat lama merespon dan banyak yang kehilangan minat.

“ Ini menjadi tes bagi kami untuk menjadi solusi bagi kami untuk menemukan orang yang tepat,” kata OpenTable SVP, Scott Day.

Cara follow up ini juga mengizinkan OpenTable untuk memberikan gambaran budaya perusahaan melalui video atau gambar. Dia juga mengakui cara ini terkesan aneh bagi para pencari kerja. Namun OpenTable masih memberlakukan cara telepon untuk memfollow up kandidat.

“ Cara ini sudah kami mulai setahun yang lalu,” kata dia. (ism)

Beri Komentar