7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Bank Mandiri Menerima Penghargaan The Best Company To Work For 2020 (Istimewa)
Dream - Bank Mandiri kembali mencatatkan prestasi. Bank pelat merah ini dinobatkan sebagai Perusahaan Terbaik Untuk Bekerja (The Best Company to Work For) 2020 oleh HR Asia.
Dalam penilaiannya, HR Asia menggunakan kriteria yaitu tingkat keterlibatan pegawai (employee engagement). Kriteria ini diukur menggunakan survei Total Engagement Assesment Model (TEAM).
Sedangkan parameter yang digunakan dalam penilaian ada tiga yaitu CORE (Collective Organisation for Real Engagement), SELF (Heart, Mind, & Soul), dan GROUP (Think, Feel, & Do). Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap sebagian pegawai secara acak, Bank Mandiri memperoleh nilai di atas rata-rata industri pada setiap parameter tersebut.
Direktur Kepatuhan dan SDM Bank Mandiri, Agus Dwi Handaya, mengatakan pengakuan ini merupakan buah dari konsistensi perseroan untuk terus berinovasi dalam budaya kerja. Saat ini, Bank Mandiri memiliki jumlah pegawai tetap hingga 38.566 orang.
" Dalam kondisi pandemi seperti ini, tantangan untuk bisa mempertahankan kualitas SDM terbaik sangat besar, terutama dari aspek semangat, motivasi, serta faktor kesehatan pegawai dengan dukungan sumber daya finansial yang terbatas. Di sisi lain, SDM sebagai aset utama perusahaan juga memiliki peran penting untuk bisa memberikan customer experience terbaik," ujar Agus, melalui keterangan tertulis pada bankmandiri.co.id.
Agus mengatakan Bank Mandiri beradaptasi dengan cepat dan mengimplementasi kebijakan baru. Khususnya dengan program budaya One Heart One Mandiri sebagai modal, di mana leadership hadir untuk berinteraksi secara intensif dan memberi semangat kepada pegawai.
" Selama pandemi, kekhawatiran pegawai terhadap kemungkinan PHK maupun pengurangan keuntungan berhasil diminimalisir melalui upaya komunikasi intensif dan strategi keuangan yang kuat. Kepedulian tinggi Bank Mandiri terhadap kondisi finansial, motivasi," kata Agus.
Salah satu tantangan besar yang membayangi Bank Mandiri pada masa pandemi ini adalah pengelolaan pegawai milenial jumlahnya mencapai lebih dari 70 persen total pegawai. Pihaknya telah menerapkan strategi untuk memastikan kondisi pegawai yang termotivasi, skill yang tinggi, serta kinerja yang baik sehingga dapat memberikan pengalaman kerja yang bermakna bagi pegawai dan mendukung bisnis yang berkelanjutan.
" Langkah ini sesuai dengan hasil survey HR Asia di mana Mandiri mendapat nilai tertinggi pada item-item seperti, 'Saya percaya pekerjaan saya bermakna terhadap tujuan dan objektif dari organisasi'," kata Agus.
Bagi Agus, penghargaan ini juga menunjukkan Bank Mandiri telah diakui oleh lembaga internasional sebagai salah satu tempat kerja pilihan. Selain itu, juga menjadi justifikasi strategi pengembangan SDM Bank Mandiri dilakukan secara tepat hingga menghasilkan talent-talent tangguh.
" Momentum pemberian penghargaan yang berbarengan dengan perayaan HUT ke-22 Bank Mandiri membuat anugerah ini seakan-akan menjadi hadiah terbaik untuk segenap karyawan dan pemegang saham perseroan," kata Agus
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?