Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menyebalkan Rasanya Jika Punya Rekan Kerja Yang Berisik, Ditambah Dengan Deadline Pekerjaan. (Foto: Shutterstock)
Dream – Punya rekan kerja yang berisik memang ada suka dukanya. Di saat suasana tegang, kehadirannya bisa membuat kantor lebih semarak. Tapi kalau lagi membutuhkan konsentrasi, si berisik ini malah bisa membuyarkan produktivitasmu.
Tapi sebagai sesama pegawai, kamu tentu ada rasa sungkan untuk menegurnya langsung.
Meskipun mereka terkesan kasar, menghindari konflik adalah sesuatu yang alami. Untungnya, ada saja jalan keluar untuk mengatasi rekan kerja yang berisik dan banyak bicara.
“ Rekan kerja yang bising dan banyak bicara menjadi salah satu pengganggu di muka bumi. Sayangnya, mereka sering ada di tempat kerja,” kata pakar tempat kerja dan penulis buku Tame Your Terrible Office Tyrant: How to Manage Childish Boss Behavior and Thrive Your Job, Lynn Taylor, dikutip dari Business Insider, Senin 21 Oktober 2018.
Suara-suara itu tak jarang membuat seseorang merasa bisa mendengar semuanya. Ada dorongan untuk berkata sesuatu agar rekan kerja itu berhenti. Namun, memberi tahu yang bersangkutan secara langsung terlihat tidak sopan.
“ Berurusan dengan masalah ini di tempat kerja, bisa sangat membuatmu canggung,” kata pakar bisnis internasional, Michael Kerr.
Kerr mengatakan orang-orang cenderung mendiamkan karena tak mau membuat “ pertikaian” dengan rekan kerja. “ (Perbuatan) itu wajar karena mereka ingin bergaul dan disukai rekan kerja,” kata dia.
Taylor mengatakan di kantor, ada saja suara-suara yang bisa memecah konsentrasi, seperti suara dering telepon atau rekan kerja memanggil karena ada panggilan penting dari klien. Ini lagi ditambah dengan rekan kerja yang berisik.
Tentunya, kata dia, harus ada pembicaraan dengan rekan kerja. Utarakan keberatan atas sikap dia yang terlalu berisik.
“ Sudah waktunya untuk mempersiapkan percakapan diplomatik dan memilih kata-kata dengan hati-hati,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya