Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Perkasa di Tengah IHSG yang Melemas

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 19 Oktober 2018 16:47
Indeks Syariah Perkasa di Tengah IHSG yang Melemas
Sektor industri genjot perdagangan.

Dream - Indeks saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) sanggup bertahan di tengah aksi jual investor. Minimnya sentimen dan pelemahan sejumlah bursa regional membuat investor memutuskan menahan diri dari lantai bursa. 

Tiga indeks acuan saham syariah ditutup menguat menyambut libur akhir pekan. Penguatan ini terjadi justru di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tengah mengalami tekanan. 

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup perdagangan dengan menguat 0,459 poin (0,26%) ke level 174,360. ISSI sempat bergerak fluktuatifi awal perdagangan bahkan ditutup melemah di sesi perdgaangan pertama.

ISSI sempat bertengger di level tertinggi 174,750 dan terendah 172,729. 

Indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic ‌Index (JII) juga bergerak naik 2,950 poin (0,46%) ke level 647,180. Sedangkan indeks JII70 terangkat 1,086 poin (0,51%) ke level 214,967.

Kondisi ini berbalik dengan IHSG. IHSG tercatat turun 7,951 poin (0,14%) ke level 5.837,291.er dolar AS. 

1 dari 1 halaman

Saham Industri dan Rupiah Menguat

Investor lebih suka bermain saham di sektor industri aneka dan dasar. Saham industri dasar menguat 3,36 persen dan industri dasar 0,63 persen.

Saham barang konsumsi turun 0,72 persen, keuangan 0,50 persen, perdagangan 0,49 persen, pertambangan 0,32 persen, pertanian 0,17 persen, dan infrastruktur 0,08 persen.

Tercatat 34,47 miliar saham syariah senilai Rp3,47 triliun hilir mudik di bursa. Dana asing sebesar Rp15,18 miliar masuk ke dalam pasar modal syariah.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah UNTR yang harga sahamnya naik Rp475, DSSA Rp350, INTP Rp300, ASII Rp275, dan UNVR Rp250.

Sebaliknya, harga saham LPPF turun Rp400, MERK Rp150, MFMI Rp145, MAPA Rp140, dan BIRD Rp120.

Bagaimana dengan rupiah? Alhamdulillah, rupiah menguat tipis.

Pada pukul 16.22, nilai tukar dollar AS turun 23 poin (0,15%) ke level Rp15.190 p

Beri Komentar