Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lebih Baik Kamu Tidak Bekerja Terlalu Ngoyo Agar Tetap Bisa Bersosialisasi.
Dream – Bekerja merupakan salah satu cara kita untuk memenuhi kebutuhan hidup. Biasanya orang akan bekerja antara pukul 9 pagi sampai 5 sore. Namun, itu tidak berlaku bagi sebagian orang.
Ada sebagian pegawai yang telah menjadi begitu kecanduan dengan bekerja. Tak ingat lagi jam kerja.
Dikutip dari Karir.com, Senin 27 Agustus 2018, kecanduan bekerja atau workaholic acapkali membuat kamu lupa waktu dan keluarga. Hal ini akan membawa dampak buruk untukmu.
Sebenarnya, bekerja keras untuk mencapai target boleh-boleh saja. Tapi, jangan sampai membuatmu menjadi seorang pecandu kerja. Kamu harus ingat tujuan bekerja.
Kamu juga harus pikir-pikir ulang dan mulailah lebih mencintai diri sendiri.
Begini caranya agar kamu tak menjadi seorang yang penggila kerja.
Selama delapan jam kerja, kamu bisa memanfaatkan waktu semaksimal mungkimn untuk mengerjakan tugas kantor. Plus, menyelesaikannya.

Supaya tidak memboyong pekerjaan kantor ke rumah, lebih baik kamu membuat skala prioritas. Kerjakan tugas yang paling mendesak. Selain itu, usahakan datang tepat waktu dan menggunakan waktu istirahat siang dengan baik. Dengan begitu, kamu tak perlu membawa tugas kantor ke rumah dan bisa menghabiskan waktu pulang kerja bersama keluarga.
Ketika akhir pekan atau hari libur, jangan pernah menyentuh pekerjaan atau apa pun yang berkaitan dengan kantor. Manfaatkanlah waktu akhir pekan atau hari libur dengan menghabiskan waktu bersama orang terdekat, entah itu keluarga atau sahabat.
![]()
Orang yang menikmati liburannya dengan maksimal, terbukti lebih bahagia dan fresh. Orang ini juga punya pemikiran yang lebih baik dalam memandang pekerjaan dan kehidupan pribadi. Jadi, jangan sia-siakan waktu libur, ya!
Jangan pernah egois terhadap diri sendiri. Ingat, kamu itu makhluk sosial yang memerlukan orang lain. Kalau kamu sosok yang egois dengan menghabiskan waktu demi pekerjaan, kamu akan jauh dengan orang-orang di sekitar kamu.
![]()
Makanya, luangkan waktumu untuk berkomunikasi dan membangun hubungan sosial dengan orang-orang di lingkungan, seperti keluarga dan teman.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya