7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Asuransi Unik Untuk Merayakan Momen Golf Ini Di Jepang. (Foto: Shutterstock)
Dream – Setiap pengemar olahraga golf pasti punya ambisi bisa melakukan “ hole-in-one” atau memasukkan bola ke dalam lubang hanya dengan satu kali pukulan. Tapi di Jepang, prestasi langka bagi para pegolf ini malah bisa membuta kantong mereka menjadi jebol.
Dikutip dari Oddity Central, Minggu 24 Oktober 2021, rata-rata pegolf bisa hole-in-one dalam kesempatan 1:12.500. Sementara itu, pegolf profesional punya kesempatan 1:2.500 untuk membuat satu pukulan.
Di Jepang sendiri berkembang tradisi unik soal hole in one ini. Setiap pemain golf yang berhasil memasukkan bola dengan sekali pukulan ternyata harus merogoh kocek US$10 ribu atau sekitar Rp142 juta untuk dirayakan bersama-sama.
Tentu saja pesta perayaan hole in one ini lebih mahal daripada yang harus mereka bayar untuk bermain golf.
Untuk mencegah terkena `apes` hole in one, para pegolf di Jepang membeli asuransi khusus yang dibayar setiap tahunnya. Tentu asuransi itu bertujuan untuk memitigasi “ risiko” harus melakukan tradisi perayaan hole in one.
Asuransi “ hole-in-one” ini terinspirasi dari tradisi perayaan yang berlangsung pada 1980. Menariknya, para pegolf menghamburkan banyak uang untuk pesta hole-in-one dengan golf-playing-buddies. Bahkan, ketika perekonomian resesi, tradisi ini masih berlangsung.
Ada salah satu takhayul di Jepang. Dikatakan bahwa orang yang sangat beruntung bisa saja mengalami kesialan besar suatu saat. Untuk menghindarinya, mereka merayakan keberuntungannya dengan berbagi dengan orang lain.
Asuransi hole-in-one ini biasanya dimilki banyak pegolf di Jepang, menurut Tokyo Survival Guide. Biayanya hanya US$65 atau Rp925 ribu dalam setahun. Asuransi itu bisa membantu pegolf untuk tetap melestarikan tradisi tanpa harus tekor.
Dream – Pandemi Covid-19 tak dapat dipungkiri berdampak kepada berbagai sektor, termasuk penurunan ekonomi hingga kualitas hidup masyarakatnya. Bahkan, kualitas hidup karyawan pun turut terdampak pandemi.
Survei yang dilakukan oleh JobStreet pada Oktober 2020 menyebutkan, kualitas kehidupan para pekerja di Indonesia menurun drastis selama pandemi. Hal ini ditandai dengan 33 persen pekerja yang merasa tidak bahagia dengan situasi pekerjaan yang mengharuskan untuk work from home (WFH).
![]()
Country Leader of Communications & Public Affairs Johnson & Johnson Indonesia, Devy Andrie Yheanne, mengaku sering menerima pesan dari sesama karyawan yang merasa rindu dengan interaksi sosial di kantor.
“ Terutama generasi milenial yang lebih muda, mereka cenderung untuk merasa kehilangan masa-masa sebelum pandemi di mana bisa berdialog, bertatap muka, dan berinteraksi langsung dengan temannya,” kata Devy pada konferensi pers virtual, Jumat 15 Oktober 2021.
Hal ini, kata dia, berbeda dengan pekerja yang sudah berkeluarga karena bisa memanfaatkan waktu yang ada bersama anak, istri, dan keluarga.
Untuk kembali meningkatkan kualitas hidup karyawan dan mempersembahkan lingkungan yang suportif, Johnson & Johnson Indonesia meluncurkan kampanye Employer of Choice. Kampanye ini menjadi upaya perusahaan untuk mendukung seluruh karyawan dalam mengembangkan diri mereka melalui berbagai fasilitas yang disediakan.
“ Kita menerapkan WFH kepada seluruh karyawan Indonesia dan dunia. Untuk critical function, kami menerapkan split team arrangement kepada teman-teman yang berada di wilayah operasi,” Devy menjelaskan fasilitas yang diberikan perusahaan.
Sebagai perusahaan healthcare, kesehatan dan keselamatan karyawan menjadi prioritas Johnson & Johnson semenjak WHO menetapkan Covid-19 sebagai pandemi. Mereka pun mengirimkan care pack yang berisikan hand sanitizer, vitamin, masker, dan lain-lain kepada seluruh karyawan.
Selain itu, Johnson & Johnson Indonesia menyediakan program exercise reimbursement untuk mendukung karyawan menjalankan hidup sehat. Program yang sudah berjalan sebelum pandemi berlangsung ini memungkinkan karyawan untuk mengikuti kegiatan olahraga, seperti gym, yoga, dan kegiatan lain.
“ Nanti perusahaan akan bayarin sepanjang itu program kesehatan dan membantu yang bersangkutan untuk menjaga kesehatannya,” kata Devy.
Namun akibat pandemi, perusahaan memperketat peraturan dan tidak memperbolehkan karyawan untuk datang ke tempat yang ramai, termasuk gym.
Sebagai gantinya, exercise reimbursement berubah memberikan perlengkapan olahraga yang bisa digunakan di rumah seperti treadmill, sepeda statis, dan perangkat lain yang mendukung kesehatan.
Di samping menjaga kesehatan fisik, Johnson & Johnson juga berkomitmen untuk memelihara kesehatan mental para karyawannya dengan mengadakan Employee Assistance Program (EAP).
Devy menjelaskan, program ini memberikan akses kepada karyawan untuk mendapatkan layanan kesehatan mental dari pakar kejiwaan atau psikolog. Berbagai fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental karyawan sehingga memiliki hidup yang berkualitas.
Laporan: Elyzabeth Yulivia
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?