Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jalanan DKI Jakarta Saat PSBB (Foto: Merdeka.com)
Dream - Kalangan pengelola hotel dan restoran berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa mengkaji ulang rencana penerapan lockdown di akhir pekan. Aturan itu dikhawatirkan akan memperburuk bisnis mereka di tengah tekanan pandemik Covid-19.
Harapan itu disampaikan Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sutrisno Iwantono yang meminta Pemprov DKI Jakarta untuk mempertimbangkan rencana kebijakan lockdown akhir pekan di ibu kota.
" Kebijakan ini akan semakin memberatkan pelaku usaha, khususnya Hotel dan Restoran di Jakarta saat pandemi ini," ujar dia dalam konferensi pers virtual, Jumat 5 Februari 2021.
Sutrisno mengatakan, akhir pekan merupakan momentum yang sangat dinanti para pelaku usaha hotel dan restoran ibu kota di tengah kondisi sulit akibat pandemi Covid-19. Selama ini banyak kegiatan penting masyarakat yang memilih hotel dan restoran untuk menggelar acara mereka.
" Seperti acara pernikahan, pertemuan di restoran dan lainnya walau berskala kecil ini bisa membantu bisnis," terangnya.
Lebih lanjut Sutrisno menegaskan, jika kebijakan lockdown akhir pekan diberlakukan maka bisa dipastikan bisnis hotel dan restoran di Jakarta terancam gulung tikar.
Paling tidak, lanjut Sutrisno, para pebisnis hotel dan restoran harus mengembalikan uang muka (DP) dari para penyewa setelah adanya pelarangan kegiatan di hotel dan restoran selama akhir pekan.
" KIni sungguh memberatkan kita dalam situasi terpuruk dan bisa menyebabkan guling tikar," tutupnya.
(Sah, Sumber: merdeka.com)
Dream - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, merespons isu karantina wilayah atau lockdown di Jakarta pada akhir pekan ini.
Menurutnya, pada akhir pekan ini Jakarta masih masuk dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari mendatang. Ia menjelaskan bahwa dalam PPKM ini tak ada program karantina wilayah.
" Namun demikian di DKI Jakarta sekali lagi kami sampaikan, kami masih melaksanakan PSBB sampai tanggal 8 atau PPKM Jilid II. Di mana dalam program PPKM Jilid Dua atau PSBB sampai tanggal 8 tidak ada program lockdown di akhir pekan" kata Riza Patria itu, Jakarta, 5 Februari 2021.
Dia menjelaskan, kebijakan pasca 8 Februari nanti atau setelah PPKM, maka dalam beberapa hari Gubernur Jakarta Anies Baswedan akan mengadakan pertemuan dengan sejumlah pihak guna membahas hal tersebut.
" Nanti Pak Gubernur dalam beberapa hari ini akan memimpin rapat dengan internal kami, dengan Forkopimda, dengan para ahli epidemiologi dan koordinasi dengan Satgas Pusat nanti akan kita putuskan apa kebijakan yang diambil pada PPKM Jilid II atau PSBB berikutnya tanggal 8, empat belas hari ke depan," urainya.
Riza Patria mengatakan, karantina pada akhir pekan ini dicetuskan oleh Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay.
Menurut Riza Patria siapa pun sah saja untuk menawarkan ide bagi pemerintah Jakarta, namun untuk implementasinya semua bakal dibicarakan dengan berbagai pihak terkait.
" Soal lockdown akhir pekan sudah sering saya sampaikan bahwa itu usulan dari Bung Saleh Daulay usulan pribadi. Bagi kami Pemprov DKI, siapa pun boleh memberikan masukan usulan yang baik yang konstruktif. Jangankan usulan yang konstruktif, kritik aja boleh. Jadi kami sebagai Pemprov tentu saja juga Pemerintah Pusat pasti memperhatikan, menganalisis, mengkaji berbagai masukan dari masyarakat apa pun itu bentuknya," pungkasnya.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya