Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur
Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif
Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Pencairan Bansos PKD Periode November 2025 | Foto: Dok. Berita Jakarta
DREAM.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sosial resmi menyalurkan Bantuan Sosial Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) periode November 2025 pada hari ini, Kamis (27/11).
Bantuan ini menyasar tiga kategori penerima manfaat utama, yakni pemegang Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Lansia Jakarta (KLJ), dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ).
Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Iqbal Akbarudin, merinci bahwa pencairan dana bulan ini mencakup 196.451 penerima manfaat eksisting (lama). Jumlah tersebut terdiri dari 21.281 penerima KAJ, 156.069 penerima KLJ, dan 19.101 penerima KPDJ. Masing-masing penerima mendapatkan dana tunai sebesar Rp300.000 sebagai top-up untuk periode November.
© Pencairan Bansos PKD | Dok: Berita Jakarta
Iqbal menyatakan bahwa selain penerima lama, terdapat penambahan penerima baru dalam penyaluran kali ini.
" Dinas Sosial juga akan menyalurkan bantuan bagi penerima baru berjumlah 19.547 orang sebagai perluasan jangkauan perlindungan sosial," ujar Iqbal di Jakarta, Kamis (27/11).
Terkait mekanisme bagi penerima baru, Iqbal menjelaskan bahwa distribusi kartu ATM dilakukan secara bertahap. Dana bansos untuk kelompok ini hanya dicairkan untuk periode November 2025 dan seterusnya, tanpa adanya pembayaran rapel sejak awal tahun. Penyaluran ini juga akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan kesesuaian kondisi sosial ekonomi penerima.
© Pencairan Bansos PKD | Dok: Berita Jakarta
Langkah pencairan ini ditegaskan sebagai implementasi tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga daya beli dan kualitas hidup kelompok rentan, khususnya lansia, anak usia dini, dan penyandang disabilitas di Ibu Kota.
Guna menjamin transparansi dan ketepatan sasaran, Dinas Sosial DKI Jakarta terus memperketat proses validasi data. Iqbal menyebutkan bahwa pihaknya melakukan pemadanan data serta verifikasi faktual di lapangan dengan melibatkan perangkat kewilayahan setempat.
“ Kami percaya, dengan keterlibatan seluruh pihak, penyaluran bansos dapat berlangsung lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. Harapannya, kesejahteraan masyarakat Jakarta semakin meningkat menuju kota yang kuat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya

Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa