Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2020 sebesar 26,42 juta orang.
Angka itu meningkat 1,63 juta orang jika dibandingkan pada September tahun lalu atau meningkat 1,28 juta orang jika dibandingkan dengan Maret 2019.
" Jumlah penduduk miskin pada Maret 2020 sebesar 26,42 juta orang," kata Kepala BPS, Suhariyanto, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 16 Juli 2020.
Secara persentase, penduduk miskin pada Maret 2020 sebesar 9,78 persen, meningkat 0,56 persen poin terhadap September 2019 dan meningkat 0,37 persen poin terhadap Maret 2019.
Sementara, bila dilihat berdasarkan daerah tempat tinggal, pada periode September 2019 hingga Maret 2020, jumlah penduduk miskin di perkotaan naik sebesar 1,3 juta orang. " Persentase kemiskinan di perkotaan naik dari 6,56 persen menjadi 7,38 persen," kata Suhariyanto.
Di daerah perdesaan, jumlah penduduk miskin naik sebesar 333,9 ribu orang. Secara persentase penduduk miskin di perdesaan naik dari 12,6 persen menjadi 12,82 persen.
Sepanjang September 2019 hingga Maret 2020, peningkatan angka kemiskinan tertinggi ada di Provinsi DKI Jakarta. Dalam kurun waktu enam bulan terjadi peningkatan 1,11 persen poin. Semula 3,42 persen menjadi 4,53 persen pada Maret 2020.
Sementara itu penurunan tertinggi angka kemiskinan terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah. Selama enam bulan turun 0,26 persen poin, yakni dari 13,18 persen menjadi 12,92 persen.
Kemudian, persentase penduduk miskin terbesar pada Maret 2020 berada di wilayah Pulau Maluku dan Papua, yaitu sebesar 20,34 persen. Sementara itu, persentase penduduk miskin terendah berada di Pulau Kalimantan, yaitu sebesar 5,81 persen.
Namun dari sisi jumlah sebagian besar penduduk miskin masih berada di Pulau Jawa. Sebanyak 14,05 juta penduduk miskin ada di Pulau Jawa. Sedangkan jumlah penduduk miskin terendah berada di Pulau Kalimantan yakni sebanyak 97 ribu orang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya