Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Manuel Villar (Twitter.com)
Dream - Ini kisah hidup Manuel Villar, pria asal Filipina, yang kini menjadi miliarder real estate. Bahkan kekayaannya tercatat dalam Forbes 2022 yang mencapai US$7,8 miliar atau sekitar Rp116 triliun.
Manuel menempati posisi kedua sebagai orang terkaya di Filipina. Namun siapa sangka, dia hanyalah anak seorang ibu penjual ikan di pasar. Dan ayahnya bekerja sebagai pegawai pemerintahan.
Statusnya sebagai orang terkaya tak lepas dari kerja keras yang ditumbuhkan saat Villar muda. Dahulu, dia kerap membantu sang ibu berjualan di pasar. Bahkan tempat tinggalnya, dekat tempat pembuangan.
Berjarak sekitar 4 kilometer dari tempat pembuangan sampah Manila, Smokey Mountain, Villar dan keluarganya tinggal di sebuah apartment sewa.
Kawasan rumahnya padat dan kumuh, setiap harinya ia harus membantu sang ibu menjajakan ikan di pasar tradisional. Namun kondisi inilah yang membentuknya menjadi orang yang kuat.
" Saat saya masih muda, saya sangat pemalu. Tapi saya harus berubah menjadi orang sukses. Pikiran itu yang mengajarkan saya bagaimana untuk bertahan," kata Villar dikutip Forbes, Jumat 19 Agustus 2022.
Villar pun berhasil mengenyam pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi di Universitas Filipina. Universitas ini digambarkan Villar seperti mimpi dan surga. Dia mampu membawa pulang gelar sarjana dan master Administrasi Bisnis.
Setelah lulus, Villar bekerja di sebuah firma akunting. Namun pekerjaannya itu tak bertahan lama karena Villar ingin menjadi pengusaha.
Berbagai jenis usaha pun dijajali. Usaha yang pertama adalah jasa pengiriman makanan laut, namun dia mengalami kerugian hingga beralih bekerja di unit Bank Dunia.
Saat tahun 1975 dia kembali membangun bisnisnya setelah mendapatkan pinjaman dari bank sebesar 10.000 peso. Kemudian dia membeli dua truk bekas, yang digunakan untuk mengirim pasir dan kerikil ke pengembang perumahan.
Sejak saat itu, ia belajar tentang bisnis real estate. Hingga pada 1977, Villar serius menekuni bidang usaha real estate dengan pembangunan rumah sederhana.
Seiring berjalan waktu, usaha demi usaha Villar membuahkan hasil gemilang. Saat ini Villar telah mempunyai perusahaan bernama The VistaREIT yang telah membangun lebih dari 500.000 rumah.
Dalam catatan Forbes, total aset The VistaREIT mencapai 36 miliar peso atau setara US$639 juta. Aset itu terdiri dari pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, taman bermain Vista Land.
Villar juga pernah mencalonkan diri sebagai Presiden dalam pemilihan umum di tahun 2010 namun dia kalah. Walaupun begitu dia mempunyai prinsip bahwa dia akan mati dengan kaki yang tegap.
" Saya akan mati dengan kaki yang tegap," ujarnya.
Sumber: Forbes.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya