Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
Ilustrasi (Shutterstock)
Dream - Punya bisnis di bidang makanan memang tak selamanya lancar. Terlebih harga bahan pokok yang terus naik. Untuk bisa bertahan, biasanya para pedagang akan menaikkan harga produknya.
Tapi bagai buah simalakama, kenaikan harga bisa membuat pelanggan berkurang. Sehingga kahirnya yang bisa dilakukan ialah mengurangi porsi makanan yang dibuat. Seperti yang dilakukan pedagang satu ini.
Menariknya, pedagang asal Jepang, bernama Junya Hashimoto, ini mengeluarkan pernyataan permintaan maaf kepada para pelanggannya.
Ia meminta maaf karena harus mengurangi isi kue dagangannya. Unggahan permintaan maaf lewat media sosial itu pun menjadi viral dan banyak yang memuji si pedagang karena telah jujur.
Dilansir World of Buzz, Junya Hashimoto, pemilik toko Taiyaki no Bunfukuya di Kota Gyoda, Prektur Saitama. Tokonya dikenal karena menjual kue-kue tradisional Jepang berbentuk ikan yang disebut taiyaki.

Menurut laporan SoraNews, sejak awal berdiri, pendapatan toko Hashimoto belum pernah turun lebih dari 70 persen.
Untuk menanggulangi hal tersebut, sang pemilik toko mengambil keputusan sulit dengan menaikkan harga jual kue serta menambah isiannya.
Namun langkah itu tak banyak membantu usahanya. Bisnis kuenya masih saja merugi.
Menurut prediksi SoraNews, jika Hashimoto terus menjual taiyaki dengan isian yang penuh, tokonya akan segera bangkrut.

Tidak ingin menaikkan harga lain, akhirnya Hashimoto memilih untuk mengurangi jumlah isian kuenya.
Meski banyak pembeli akan memaklumi tindakannya, namun Hashimoto merasa tidak enak kepada para pelanggan setianya.
Akhirnya ia memutuskan untuk meminta maaf melalui poster yang diunggah melalui unggahan Twitter pribadinya.
" Jujur, saya dulu banyak memasukkan anko (pasta kacang merah untuk isian kue), tapi saya tidak mendapat untung sama sekali. Oleh karena itu, saya akan akan mengurangi jumlah anko pada tiap kue karena toko akan bangkrut. Dengan ini, saya meminta maaf," tulisnya dalam sebuah poster.
Setelah menjelaskan pengurangan isian kue tersebut, unggahan Hashimoto langsung viral dan mendapat banyak dukungan dari warganet. Tak sedikit dari mereka yang mengaku kagum dengan aksinya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?