Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Kelautan Dan Perikanan Susi Pudjiastuti (Merdeka.com)
Dream - Tak dipungkiri jika Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi bintang Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla. Namun lepas 100 hari kabinet, Susi ternyata juga memendam kekesalan dan perasaan bete.
" Bete itu biasa, saya sering bete ketika ngomong dan diwawancara yang tidak nyambung, itu bete banget," ucap Susi di Jakarta, Jumat, 30 Januari 2015.
Susi menyadari dirinya memang sudah menjadi sorotan sejak pertama kali dipilih Jokowi menjadi salah satu pembantunya. Selain tak mengenyam pendidikan tinggi, publik juga menyoroti tato yang menghiasi kakinya.
Hal itu tak menyurutkan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya. Susi mengklaim telah berhasil membuat aturan pelarangan transhipment, moratorium kapal, serta pembatasan subsidi BBM untuk nelayan.
Tak sekadar itu, Susi juga memperkenalkan kebijakan yang mewajibkan pegawai kantor masuk pukul 07.00 WIB. Dengan kompensasi mendapatkan jadwal pulang lebih cepat.
Di balik kesuksesan tersebut, Susi mengaku kerap kali marah dan dilanda kekesalan. Jika perasaan ini mulai muncul, alhasil sekretaris pribadinya yang bernama Vicka menjadi bulan-bulannya.
" Pelampiasan saya pada sekretaris. Saya bilang kenapa orang itu kepalanya, otaknya terbuat dari apa. Kok beda dengan saya," katanya seperti dikutip Merdeka.com.
Diakui Susi, sikap dan kebijakannya hingga saat ini memang masih belum sempurna. Untuk itu, dirinya senentiasa meminta seluruh karyawan kementerian dan masyarakat memberi masukan.
" Lihat hidup dengan semangat. Saya minta ada tulisan sumbangan kepada saya, saran dan apa kalau kamu jadi menteri kelautan dan perikanan. Bayangkan Anda jadi menteri, berkreasi kita," tutupnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya