JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Ilustrasi
Dream - Kembalinya Wall Sstreet ke jalur positif menjadi kabar gembira bagi pasar modal Indonesia. Setelah dilanda aksi jual dua hari terakhir, indeks saham acuan akhirnya kembali menguat.
Tenaga pemodal semakin bertambah setelah pemodal asing kembali menggelar aksi beli di awal perdagangan.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 30 Januari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik 0,892 poin ke level 171,547.
Hingga satu jam perdagangan, ISSI masih tetap bertahan di zona positif. ISSI saat ini sudah menguat 0,508 poin (0,30%) ke level 171,163.
Tercatat sudah 88 emiten yang sudah melaju ke zona hijau di awal perdagangan ini. Sisanya, 49 emiten melaju lemah dan 55 lainnya masih stagnan.
Transaksi di awal perdagangan jelang libur akhir pekan ini mencapai 11,61 miliar senilai Rp 1,09 triliun.
Sentimen positif dari Wall Street juga ikut mengangkat indeks Jakarta Islamic Index (JII) ke zona hijau. Pagi ini JII dibuka menguat 5,064 poin ke level 708,159.
Saat ini, indeks saham berisi 30 saham unggulan syariah ini tercatat sudah menguat 2,528 poin (0,36%) ke level 705,623.
Momentum aksi beli pelaku pasar telah membawa 20 emiten bluechips syariah ke teritori positif. Sementara hanya 6 emiten JII yang bergerak lemah dan 4 lainnya stagnan.
Pelaku pasar pagi ini sudah mentransaksikan 2,17 miliar saham bluechips syariah bernilai Rp 689,26 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun